Karya Tulis Ilmiah
STUDI DESKRIPTIF KUALITAS PENGELOLAAN SAMPAH DAN TINGKAT KEPADATAN LALAT DI PASAR JAYA CENGKARENG, JAKARTA BARAT TAHUN 2026
Pasar merupakan fasilitas umum yang berpotensi menjadi sumber penularan penyakit apabila tumpukan sampah organik maupun basah tidak dikelola dengan baik, karena dapat menjadi tempat perindukan ideal bagi lalat. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan bagi pihak pengelola pasar dalam meningkatkan pengawasan sanitasi lingkungan serta menjadi referensi acuan akademis dalam upaya pengendalian vektor di fasilitas umum. Penelitian ini merupakan studi deskriptif dengan judul \"Studi Deskriptif Kualitas Pengelolaan Sampah dan Tingkat Kepadatan Lalat di Pasar Jaya Cengkareng, Jakarta Barat Tahun 2026\" bertujuan untuk mengetahui gambaran kualitas pengelolaan sampah pada tahap pewadahan, pengumpulan, dan Tempat Penampungan Sementara (TPS), serta mengukur faktor lingkungan fisik berupa suhu dan kelembapan udara, serta tingkat kepadatan lalat di Pasar Jaya Cengkareng. Metode penelitian ini berfokus pada populasi keseluruhan los bahan pangan basah sebanyak 293 unit. Sampel ditarik menggunakan teknik proportionate stratified random sampling dengan total sampel sebanyak 43 los bahan pangan basah (terdiri 18 los sayur, 4 los buah, 8 los unggas, 6 los ikan, dan 7 los daging) serta 2 titik lokasi TPS. Ruang lingkup penelitian ini dibatasi pada penggambaran kualitas pengelolaan sampah (tahap pewadahan, pengumpulan, dan TPS) serta pengukuran kepadatan lalat dan faktor lingkungan fisik pada jenis los bahan pangan basah di Pasar Jaya Cengkareng, Jakarta Barat Tahun 2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pengelolaan sampah belum memenuhi persyaratan dengan pemenuhan syarat 26,88% Pada aspek teknis, tahap pewadahan yang tidak memenuhi syarat 86,05% dan tahap pengumpulan 33,3% serta TPS mencapai 100%. Hal ini diakibatkan oleh ketiadaan pemilahan, wadah yang tidak tertutup, penggunaan alat angkut terbuka, dan sarana yang tidak memadai, serta didukung oleh faktor lingkungan fisik berupa suhu dengan rentang 31,3°C - 33,8°C dan kelembapan dengan rentang 65,6% - 69% yang merupakan kondisi optimal bagi perkembangbiakan lalat, di mana tingkat kepadatan lalat di Pasar Jaya Cengkareng, Jakarta Barat berada pada kategori sedang. Dapat disimpulkan bahwa kualitas pengelolaan sampah pada ketiga tahapan belum memenuhi persyaratan, sehingga disarankan bagi pihak pengelola pasar untuk menyediakan wadah yang memadai dan melakukan perbaikan sarana pengelolaan sampah untuk memutus rantai perkembangbiakan lalat di lingkungan pasar.
Tidak tersedia versi lain