Karya Tulis Ilmiah
Formulasi Sediaan Cushion Tahan Air (Waterproof) dengan Variasi Konsentrasi Trymethylsiloxysilicate
Pendahuluan: Cushion merupakan kosmetik dekoratif yang banyak diminati karena praktis dan mampu memberikan hasil riasan yang natural. Salah satu kelemahan cushion adalah ketahanannya yang relatif rendah terhadap air dan keringat sehingga diperlukan penambahan film-forming agent, seperti Trimethylsiloxysilicate, untuk meningkatkan sifat waterproof.\r\nTujuan: Mengetahui pengaruh variasi konsentrasi Trimethylsiloxysilicate(20%, 25%, dan 30%) terhadap karakteristik fisik, stabilitas, serta ketahanan air sediaan cushion, sekaligus menentukan konsentrasi yang paling optimal.\r\nMetode: Penelitian menggunakan metode eksperimental di laboratorium farmasi, dengan tiga formula yang mengandung Trimethylsiloxysilicate sebesar 20% (F1), 25% (F2), dan 30% (F3). Evaluasi meliputi uji organoleptik, homogenitas, pH, viskositas, daya sebar, daya lekat, daya tercuci, dan stabilitas menggunakan cycling test enam siklus. Data dianalisis dengan uji normalitas, paired t-Test, dan One-Way Anova.\r\nHasil: Seluruh formula memenuhi persyaratan mutu fisik dan stabil setelah cycling test. Variasi konsentrasi Trimethylsiloxysilicate tidak berpengaruh signifikan terhadap pH (p>0,05), tetapi berpengaruh signifikan terhadap viskositas, daya sebar, daya lekat, dan daya tercuci (p
Tidak tersedia versi lain