Karya Tulis Ilmiah
Formulasi, Uji Stabilitas, dan Uji Aktivitas Antibakteri Foot Spray Ekstrak Biji Pala (Myristica fragrans H.)
Pendahuluan: Bau kaki merupakan kondisi yang disebabkan oleh aktivitas bakteri pada lingkungan yang lembap. Ekstrak biji pala (Myristica fragrans H.) diketahui memiliki aktivitas antibakteri sehingga diformulasikan dalam sediaan foot spray dengan gelling agent untuk meningkatkan waktu kontak sediaan pada kulit.\r\nTujuan: Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan, mengevaluasi stabilitas fisik, serta menguji aktivitas antibakteri sediaan foot spray ekstrak biji pala (Myristica fragrans H.).\r\nMetode: Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan tiga variasi konsentrasi ekstrak biji pala, yaitu F1 (20%), F2 (25%), dan F3 (30%). Sediaan dievaluasi melalui uji mutu fisik dan stabilitas menggunakan metode cycling test selama 6 siklus, serta uji aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus epidermidis menggunakan metode difusi cakram. Data dianalisis secara deskriptif dan statistik menggunakan SPSS 25.\r\nHasil: Foot spray ekstrak kental biji pala (Myristica fragrans H.) berhasil diformulasikan pada konsentrasi ekstrak 20%, 25%, dan 30%. Seluruh formula masih menunjukkan pemisahan fase, baik sebelum maupun setelah cycling test selama 6 siklus, namun memenuhi parameter organoleptik, pH, viskositas, pola semprotan, daya lekat, dan waktu kering. Diameter zona hambat terhadap Staphylococcus epidermidis selama pengamatan hari ke-0, ke-6, dan ke-12 berkisar 6,00–6,53 mm (F1), 7,13–7,60 mm (F2), dan 7,57–8,97 mm (F3).\r\nKesimpulan: Ekstrak biji pala (Myristica fragrans H.) dapat diformulasikan menjadi sediaan foot spray yang memiliki aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus epidermidis. Namun, formulasi sediaan masih memerlukan optimasi untuk meningkatkan stabilitas fisiknya.
Tidak tersedia versi lain