Karya Tulis Ilmiah
RANCANG BANGUN NEBULIZER MESH PORTABLE DENGAN SISTEM DETEKSI OBAT HABIS OTOMATIS DAN MONITORING WAKTU BERBASIS ARDUINO NANO
Meningkatnya jumlah penderita gangguan pernapasan seperti asma dan Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) mendorong kebutuhan akan perangkat terapi inhalasi yang praktis dan efektif. Penelitian ini bertujuan merancang dan merealisasikan nebulizer mesh portable yang dilengkapi dengan pengukuran obat habis otomatis dan monitoring waktu berbasis Arduino Nano. Sistem menggunakan transduser piezoelektrik untuk mengubah obat cair menjadi aerosol, sensor cairan non-kontak untuk mendeteksi ketersediaan cairan, serta layar OLED dan buzzer sebagai media informasi dan peringatan. Pengujian dilakukan terhadap akurasi timer, fungsi sensor cairan, dan waktu habis cairan pada volume 5 mL, 8 mL, dan 10 mL. Hasil pengujian timer menunjukkan rata-rata error sebesar 0,65% pada pengaturan 5 menit, 0,77% pada 10 menit, dan 0,44% pada 15 menit. Pengujian waktu habis cairan menghasilkan rata-rata waktu nebulisasi sebesar 05 menit 02,46 detik untuk volume 5 mL, 08 menit 00,80 detik untuk volume 8 mL, dan 09 menit 55.06 detik untuk volume 10 mL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat mampu menghasilkan aerosol, melakukan monitoring waktu terapi, serta mendeteksi kondisi cairan secara otomatis dengan baik. Dengan demikian, nebulizer ultrasonik yang dirancang dapat berfungsi sesuai dengan tujuan penelitian dan berpotensi mendukung terapi inhalasi secara mandiri.
Tidak tersedia versi lain