Karya Tulis Ilmiah
Analisis Hubungan Tingkat Pengetahuan Mahasiswa Jurusan Farmasi Poltekkes Kemenkes Jakarta II dengan Tindakan Swamedikasi Obat Maag Tahun 2026
Analisis Hubungan Tingkat Pengetahuan Mahasiswa Jurusan Farmasi Poltekkes\r\nKemenkes Jakarta II dengan Tindakan Swamedikasi Obat Maag Tahun 2026\r\n\r\nOleh\r\nSiti Marwah Putri Dewi\r\nP2.48.40.1.23.084\r\n\r\nPendahuluan: Swamedikasi obat maag merupakan upaya yang sering dilakukan\r\nmahasiswa untuk mengatasi keluhan maag secara mandiri. Pengetahuan penyakit\r\nmaag dan penggunaan obat yang tepat dapat memengaruhi tindakan swamedikasi.\r\nNamun, tingkat pengetahuan yang baik belum tentu diikuti tindakan swamedikasi\r\nyang sesuai, sehingga perlu dianalisis hubungan antara kedua variabel tersebut.\r\n\r\nTujuan: Menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan mahasiswa Poltekkes\r\nKemenkes Jakarta II dengan tindakan swamedikasi obat maag tahun 2026.\r\n\r\nMetode Penelitian : Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional pada 75\r\nmahasiswa Farmasi Poltekkes Kemenkes Jakarta II yang dipilih menggunakan\r\nteknik Stratified Random Sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner\r\nyang memenuhi uji validitas dan reliabilitas, dengan nilai Cronbach\'s Alpha untuk\r\npengetahuan 0,616 dan tindakan 0,634. Analisis data dilakukan secara univariat dan\r\nbivariat menggunakan uji Spearman\'s.\r\n\r\nHasil: Sebanyak 68 responden memiliki tingkat pengetahuan baik dan 7 responden\r\nkurang baik. Sebagian besar responden melakukan tindakan swamedikasi yang\r\nsesuai, yaitu sebanyak 72 responden, sedangkan 3 responden tidak sesuai. Tingkat\r\npengetahuan baik tertinggi adalah tingkat 2 dan sedangkan tindakan swamedikasi\r\nyang sesuai tertinggi adalah tingkat 1. Hasil analisis bivariat menggunakan uji\r\nSpearman\'s menunjukkan nilai signifikansi (p-value) sebesar 0,858 dengan\r\nkoefisien korelasi (r) sebesar 0,021.\r\n\r\nKesimpulan: Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan\r\ndengan tindakan swamedikasi obat maag pada mahasiswa Farmasi Poltekkes\r\nKemenkes Jakarta II Tahun 2026. Hubungan kedua variabel bersifat positif dengan\r\nkekuatan hubungan yang sangat lemah.\r\n\r\nKata Kunci: tingkat pengetahuan, tindakan swamedikasi, obat maag, mahasiswa.
Tidak tersedia versi lain