Karya Tulis Ilmiah
Profil Peresepan Antibiotik Oral pada Pasien Infeksi Saluran Kemih di Instalasi Farmasi Rawat Jalan RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi Periode Januari – Desember 2025
Pendahuluan: Infeksi Saluran Kemih (ISK) merupakan infeksi pada saluran kemih yang disebabkan oleh masuk dan berkembangnya mikroorganisme pada saluran kemih yang normalnya steril. ISK masih menjadi masalah kesehatan masyarakat karena angka kejadiannya yang tinggi. Antibiotik merupakan terapi utama dalam pengobatan ISK sehingga pemilihannya harus dilakukan secara rasional sesuai kondisi klinis pasien untuk meningkatkan keberhasilan terapi dan mencegah terjadinya resistensi antibiotik.\r\n\r\nTujuan: Mengetahui profil peresepan antibiotik oral pada pasien ISK di Instalasi Farmasi Rawat Jalan RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi periode Januari–Desember 2025.\r\n\r\nMetode: Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan retrospektif. Data sekunder diperoleh dari rekam medis pasien ISK rawat jalan yang menerima terapi antibiotik oral selama periode Januari–Desember 2025.\r\n\r\nHasil: Mayoritas pasien ISK berjenis kelamin perempuan sebanyak 30 pasien (75%), berusia 18–59 tahun sebanyak 28 pasien (70%), dan mengalami ISK pertama sebanyak 32 pasien (80%). Golongan antibiotik oral yang paling banyak diresepkan adalah sefalosporin sebanyak 28 resep (70,0%) dengan zat aktif cefixime. Terapi pendamping terbanyak adalah antiulkus sebanyak 35 resep (40%). Penyakit penyerta terbanyak adalah dispepsia sebanyak 14 kasus (31,8%).\r\n\r\nKesimpulan: Peresepan antibiotik oral yang paling banyak diberikan pada pasien ISK rawat jalan di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi adalah cefixime dan antiulkus sebagai terapi pendamping yang paling banyak diresepkan.
Tidak tersedia versi lain