Karya Tulis Ilmiah
Formulasi dan Uji Stabilitas Oral Dissolving Film Ekstrak Bunga Rosela (Hibiscus Sabdariffa L.) dengan Kombinasi HPMC dan Maltodekstrin
Pendahuluan: Halitosis dapat diatasi dengan sediaan penyegar mulut. Orally Dissolving Film (ODF) merupakan inovasi sediaan penyegar mulut yang praktis karena dapat larut cepat di rongga mulut tanpa air, dengan HPMC dan maltodekstrin sebagai kombinasi polimer pembentuk film, serta ekstrak bunga rosela sebagai sumber antioksidan alami dan mentol sebagai penyegar.\r\n\r\nTujuan: Mengembangkan dan mengevaluasi sifat fisik serta stabilitas sediaan ODF ekstrak bunga rosela dengan variasi konsentrasi maltodekstrin sebagai co-polimer.\r\nMetode: Penelitian ini menggunakan metode eksperimental murni dengan metode solvent casting. Konsentrasi maltodekstrin yang digunakan sebagai variasi yaitu 2,33% (F1), 3,00% (F2), dan 3,67% (F3), dikombinasikan dengan HPMC 1,5% sebagai polimer utama. Evaluasi fisik meliputi uji organoleptik, keseragaman bobot, pH, ketebalan film, waktu larut, ketahanan lipatan, dan daya mengembang. Uji stabilitas dilakukan dengan penyimpanan pada suhu dingin (2–8°C), suhu ruang (25–30°C), dan suhu panas (45°C) selama 14 hari.\r\n\r\nHasil: Ketiga formula ODF ekstrak bunga rosela memenuhi seluruh persyaratan evaluasi fisik. Setelah uji stabilitas, beberapa parameter fisik mengalami perubahan bermakna secara statistik, namun seluruh formula masih memenuhi persyaratan yang ditetapkan. Variasi konsentrasi maltodekstrin berpengaruh terhadap ketebalan film, waktu larut, daya mengembang, dan sifat mekanik film, dengan F2 memberikan karakteristik fisik dan stabilitas paling baik.\r\n\r\nKesimpulan: Sediaan ODF ekstrak bunga rosela dengan kombinasi HPMC dan maltodekstrin berhasil diformulasikan dan memiliki stabilitas fisik yang baik selama penyimpanan pada tiga kondisi suhu.\r\n\r\nKata kunci: Oral Dissolving Film, Bunga Rosela, HPMC, Maltodekstrin, Stabilitas.
Tidak tersedia versi lain