Karya Tulis Ilmiah
Profil Peresepan Obat Antiemetik Pada Pasien Kanker Payudara Di Rumah Sakit Umum Pusat Fatmawati Periode Oktober-Desember 2025
Pendahuluan: Kanker payudara salah satu penyebab kematian tertinggi di \r\nIndonesia. Pengobatan kemoterapi sering memicu efek samping mual dan muntah \r\natau disebut Chemotherapy-Induced Nausea and Vomiting (CINV) yang dapat \r\nmenurunkan kepatuhan pengobatan pasien. Obat antiemetik sangat krusial sebagai \r\npremedikasi untuk mencegah gejala mual dan muntah tersebut. RSUP Fatmawati \r\nmemiliki, namun data lokal mengenai profil peresepan dilayanan cancer center \r\nRSUP Fatmawati belum tersedia.\r\nTujuan: Mengetahui profil peresepan antiemetik pada penderita kanker payudara \r\ndi RSUP Fatmawati periode Oktober–Desember 2025, meliputi karakteristik pasien \r\n(usia dan jenis kelamin), jenis zat aktif, serta kombinasi antar golongan.\r\nMetode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan \r\npendekatan retrospektif. Sampel diambil dengan teknik total sampling. Data \r\ndianalisis secara univariat (distribusi frekuensi dan presentase) disajikan dalam \r\nbentuk tabel.\r\nHasil: Dari 178 pasien mayoritas adalah perempuan (99,43%) berada pada rentang \r\nusia 18–59 tahun (70,22%). Dari 416 peresepan, zat aktif tunggal terbanyak adalah \r\nondansetron dengan 203 peresepan (48,80%). Untuk, peresepan kombinasi paling \r\nbanyak digunakan adalah kombinasi ondansetron, difenhidramin dan deksametason \r\nsebanyak 25 pasien (42,37%).\r\nKesimpulan: Peresepan antiemetik pada pasien kanker payudara di RSUP \r\nFatmawati didominan oleh perempuan dewasa.Ondansetron adalah pilihan zat aktif \r\ntunggal terbanyak, sementara kombinasi ondansetron, difenhidramin dan \r\ndeksametason sebagai kombinasi yang paling sering digunakan \r\nKata Kunci: Kanker payudara, antiemetik, kemoterapi, RSUP Fatmawati.
Tidak tersedia versi lain