Karya Tulis Ilmiah
Formulasi Sediaan Patch Anti Acne Kombinasi Minyak Atsiri Kulit Jeruk Nipis (Citrus Aurantifolia) dan Tea Tree Oil dengan Variasi Konsentrasi Polovinil Alkohol
Pendahuluan : Jerawat merupakan penyakit kulit yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain peningkatan produksi sebum, pertumbuhan bakteri Cutibacterium acnes, dan proses inflamasi. Acne patch merupakan inovasi sediaan topikal yang mampu mempertahankan kontak zat aktif dengan kulit lebih lama. Kombinasi tea tree oil sebagai antibakteri dan minyak atsiri kulit jeruk nipis sebagai antioksidan berpotensi dikembangkan dalam formulasi acne patch. Karakteristik fisik sediaan dipengaruhi oleh konsentrasi polivinil alkohol (PVA) sebagai polimer pembentuk film.\r\n\r\nTujuan : Memformulasikan sediaan acne patch kombinasi tea tree oil dan minyak atsiri kulit jeruk nipis dengan variasi konsentrasi PVA serta mengevaluasi pengaruhnya terhadap sifat fisik sediaan.\r\n\r\nMetode: Penelitian ini menggunakan metode eksperimental laboratorium. Acne patch dibuat menggunakan kombinasi tea tree oil 3% dan minyak atsiri kulit jeruk nipis 3% dengan variasi konsentrasi PVA 4%, 5%, dan 6%. Evaluasi sediaan meliputi uji organoleptis, ketebalan, daya lipat, keseragaman bobot, kandungan lembap, pH, dan kecepatan transmisi uap air.\r\n\r\nHasil: Seluruh formula acne patch memenuhi persyaratan uji organoleptis, ketebalan, daya lipat, keseragaman bobot, kandungan lembap, pH, dan kecepatan transmisi uap air. Variasi konsentrasi PVA berpengaruh signifikan terhadap ketebalan, keseragaman bobot, pH, dan kecepatan transmisi uap air, tetapi tidak berpengaruh signifikan terhadap kandungan lembap.\r\n\r\nKesimpulan: Kombinasi tea tree oil dan minyak atsiri kulit jeruk nipis berhasil diformulasikan menjadi acne patch. Variasi konsentrasi PVA memengaruhi karakteristik fisik sediaan.\r\n\r\nKata Kunci: Acne Patch, Minyak Kulit Jeruk Nipis, Tea tree oil , PVA, Uji Fisik
Tidak tersedia versi lain