Karya Tulis Ilmiah
Efektivitas Edukasi Kesehatan Melalui Platform Tiktok Terhadap Tingkat Pengetahuan Mahasiswa Tentang Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) Akibat Paparan Asap Rokok
Pendahuluan : Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) merupakan penyakit paru progresif yang menempati peringkat keempat penyebab kematian di dunia sebesar 3,5 juta kematian pada tahun 2021, di mana merokok menjadi faktor risiko utamanya. Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 menjukan prevalensi perokok aktif di Indonesia sebesar 27,02%. Perilaku merokok di kalangan mahasiswa umumnya telah dimulai sejak jenjang sekolah menengah serta berlanjut hingga perguruan tinggi meskipun risiko kesehatannya telah diketahui. Sikap abai terhadap risiko paparan asap rokok dipengaruhi oleh anggapan bahwa dampaknya bersifat jangka panjang, persepsi PPOK sebagai penyakit usia lanjut, serta pemahaman yang belum maksimal mengenai PPOK. Hal ini menjadi perhatian penting mengingat mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agent of change. Penggunaan sosial media seperti TikTok dapat dimanfaatkan sebagai sarana edukasi kesehatan yang efektif di kalangan mahasiswa guna meningkatkan pemahaman mereka.\r\nTujuan : Mengetahui efektivitas edukasi kesehatan melalui platform Tiktok terhadap tingkat pengetahuan mahasiswa tentang PPOK akibat paparan asap rokok. \r\nMetode : Penelitian ini menggunakan desain Quasi Eksperimental dengan Sampel yang digunakan sebanyak 78 responden.\r\nHasil : Terdapat peningkatan pengetahuan kelompok intervensi menjadi 76,9% pada kategori baik setelah diberikan edukasi. Hasil uji Wilcoxon didapatkan nilai
Tidak tersedia versi lain