Skripsi
Perbedaan Status Gizi dan Prestasi Akademik Sebelum dan Sesudah Pemberian Makan Bergizi Gratis pada Siswa/i SMKS Pusat Keunggulan Tridaya Bekasi
Latar Belakang: Fase remaja membutuhkan kecukupan gizi optimal untuk mendukung perkembangan fisik yang pesat dan fungsi kognitif yang prima. Kebijakan Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah hadir sebagai intervensi strategis untuk memenuhi gizi makro dan mendorong performa belajar siswa. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan status gizi dan prestasi akademik sebelum dan sesudah pemberian program Makan Bergizi Gratis pada siswa/i SMKS Pusat Keunggulan Tridaya Bekasi. Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif praeksperimen (pre-experiment) dengan pendekatan one-group pretest-posttest pada 27 siswa kelas XI Teknik Komputer dan Jaringan. Data status gizi berupa Z-score IMT/U diperoleh melalui data sekunder sekolah untuk pre-test dan pengukuran langsung untuk post-test, sedangkan data prestasi akademik diperoleh dari kategori nilai rapor kumulatif tiga mata pelajaran inti yang diuji menggunakan Wilcoxon Signed-Rank Test. Hasil: Pasca intervensi, 63,00% siswa mencapai pemenuhan energi kategori cukup. Uji statistik pada status gizi menunjukkan perbedaan signifikan yang ditunjukkan oleh penurunan nilai rata-rata (Mean) Z-score dari -0,0556 menjadi -0,2067 karena pergeseran proporsi tubuh remaja pada masa growth spurt. Sementara itu, uji statistik prestasi akademik menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan (p = 0,000), ditandai dengan kenaikan nilai rata-rata (Mean) rapor dari 82,2107 menjadi 85,3830 di mana kategori \"Baik\" melonjak menjadi 63,00%. Kesimpulan: Program Makan Bergizi Gratis terbukti memberikan implikasi biologis positif dalam menstabilkan status gizi serta efektif mendongkrak capaian prestasi akademik siswa. Studi serupa dengan skala sampel yang lebih luas serta menerapkan desain true-experiment diperlukan untuk penelitian lebih lanjut.
Tidak tersedia versi lain