Karya Tulis Ilmiah
HUBUNGAN TINGKAT KECUKUPAN ENERGI, LEMAK, KARBOHIDRAT, SERAT, DAN STATUS GIZI TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH PUASA PADA SIAWA KELAS 5 SDN CIRACAS 11 PAGI
Perubahan pola makan dan rendahnya aktivitas fisik pada anak usia sekolah berpotensi memengaruhi metabolisme glukosa, termasuk kadar glukosa darah puasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara tingkat kecukupan energi, lemak, karbohidrat, serat, serta status gizi terhadap kadar glukosa darah puasa. Penelitian menggunakan desain cross sectional dengan jumlah responden sebanyak 50 siswa kelas 5 SDN Ciracas 11 Pagi yang dipilih secara purposive. Asupan gizi diperoleh melalui wawancara food recall 2x24 jam, status gizi ditentukan melalui pengukuran IMT/U, dan kadar glukosa darah puasa diukur menggunakan glukometer digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki asupan energi dan karbohidrat yang rendah, serta seluruh responden memiliki asupan serat kurang dari 80% AKG. Aktivitas fisik sebagian besar tergolong minim, dan sebanyak 8% responden tergolong obesitas. Kadar glukosa darah pre-diabetes ditemukan pada 12% siswa. Hasil uji Chi-square menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat kecukupan zat gizi makro, status gizi, maupun aktivitas fisik dengan kadar glukosa darah puasa (p \ r \ n > 0,05). Namun, secara deskriptif terlihat bahwa anak obesitas, dengan asupan serat rendah dan aktivitas fisik yang minim, memiliki kecenderungan lebih tinggi mengalami pre-diabetes. Temuan ini mendukung pentingnya pemantauan status gizi dan pola makan sejak usia sekolah dasar
Tidak tersedia versi lain