Karya Tulis Ilmiah
HUBUNGAN ASUPAN ENERGI DAN ZAT GIZI MAKRO, KEBIASAAN MAKAN JAJANAN TERHADAP STATUS GIZI REMAJA DI SMAIT MUTIARA HIKMAH
Masa remaja merupakan fase penting dalam pertumbuhan dan perkembangan individu yang rentan mengalami masalah gizi. Salah satu faktor yang memengaruhi status gizi remaja adalah asupan zat gizi makro (energi, protein, lemak, karbohidrat) dan kebiasaan konsumsi makanan jajanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara asupan energi dan zat gizi makro, serta kebiasaan makan jajanan terhadap status gizi remaja di SMAIT Mutiara Hikmah, Kabupaten Bekasi. Penelitian menggunakan desain cross-sectional dengan total sampel sebanyak 54 siswa melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara, food recall 2×24 jam, kuesioner kebiasaan konsumsi jajanan, serta pengukuran antropometri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki asupan zat gizi makro di bawah angka kecukupan, dengan status gizi mayoritas berada pada kategori gizi baik (64,8%), sementara gizi lebih (18,5%) dan obesitas (9,3%) juga ditemukan. Sebagian besar responden memiliki kebiasaan jajan 3–4 kali per minggu. Ditemukan adanya kecenderungan hubungan antara ketidakseimbangan asupan zat gizi dan frekuensi konsumsi jajanan dengan status gizi yang tidak optimal. Oleh karena itu, intervensi gizi dan edukasi yang berkelanjutan di lingkungan sekolah sangat diperlukan guna meningkatkan kualitas pola makan dan status gizi remaja.
Tidak tersedia versi lain