Karya Tulis Ilmiah
POTENSI INTERAKSI OBAT PADA PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2 DENGAN KOMORBID HIPERTENSI DI INSTALASI RAWAT JALAN RUMAH SAKIT FATMAWATI TAHUN 2025
Pendahuluan: Interaksi obat adalah efek yang terjadi ketika dua obat atau lebih dalam satu resep mempengaruhi efek farmakologis dari obat lain yang diberikan secara bersamaan. Interaksi ini bisa terjadi melalui berbagai mekanisme, baik farmakodinamik maupun farmakokinetik.\r\nTujuan: Mengetahui potensi interaksi obat pada pasien diabetes mellitus Tipe 2 dengan komorbid hipertensi di instalasi rawat jalan Rumah Sakit Fatmawati Tahun 2025 khususnya obat antidiabetes dan antihipertensi.\r\nMetode: Peneliti menggunakan metode deskriptif observasional secara retrospektif menggunakan data sekunder dari rekam medis yang terdapat lembar resep pasien diabetes mellitus tipe 2 dengan hipertensi di instalasi rawat jalan Rumah Sakit Fatmawati Tahun 2025. \r\nHasil: Mayoritas interaksi obat antidiabetik dan obat antihipertensi adalah Metformin dan Amlodipin sejumlah 32 potensi interaksi (25,40%). Jenis keparahan interaksi obat terbanyak adalah jenis keparahan moderat sejumlah 114 interaksi (90,48%). Jenis mekanisme terbanyak yang terjadi adalah farmakodinamik sejumlah 114 interaksi (90,48%). \r\nKesimpulan: Mayoritas pasien diabetes melitus tipe dengan komorbid hipertensi dalam studi ini adalah wanita lansia. Profil pengobatan didominasi oleh penggunaan kombinasi dua insulin dan amlodipin. Potensi interaksi obat yang paling sering ditemukan terjadi antara metformin dan amlodipin, dengan tingkat keparahan moderat melalui mekanisme farmakodinamik. Temuan ini menegaskan pentingnya peran farmasis dalam melakukan pemantauan terapi lanjutan secara komprehensif pada kelompok pasien tersebut.\r\nKata Kunci: interaksi obat, diabetes mellitus tipe 2, hipertensi.
Tidak tersedia versi lain