Karya Tulis Ilmiah
Hubungan Polifarmasi dengan Potensi Interaksi Obat pada Pasien Hipertensi dengan Komorbid di Instalasi Rawat Jalan RSUP Fatmawati Tahun 2025
ABSTRAK \r\nHubungan Polifarmasi dengan Potensi Interaksi Obat pada Pasien Hipertensi \r\ndengan Komorbid di Instalasi Rawat Jalan RSUP Fatmawati Tahun 2025 \r\nOleh: \r\nCherin Dwi Ananda \r\nP2.48.40.1.23.020 \r\nPendahuluan: Polifarmasi merupakan fenomena klinis yang umum terjadi pada \r\npasien dengan penyakit kronis atau komorbiditas. Meskipun sering tidak dapat \r\ndihindari, penggunaan beberapa obat secara bersamaan meningkatkan risiko \r\nterjadinya interaksi obat yang dapat menurunkan efektivitas terapi, meningkatkan \r\ntoksisitas, serta memengaruhi keselamatan pasien. \r\nTujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara polifarmasi dengan \r\npotensi interaksi obat pada pasien hipertensi dengan komorbid di Instalasi Rawat \r\nJalan RSUP Fatmawati tahun 2025. \r\nMetode: Penelitian analitik observasional dengan desain cross-sectional \r\ndilakukan secara retrospektif menggunakan data rekam medis tahun 2025. \r\nSebanyak 141 pasien dipilih dengan teknik total sampling. Polifarmasi \r\ndidefinisikan sebagai penggunaan ≥5 jenis obat secara bersamaan. Potensi \r\ninteraksi obat dianalisis menggunakan interaction checker Drugs.com, sedangkan \r\nanalisis bivariat dilakukan dengan uji Chi-Square. \r\nHasil: Sebagian besar pasien berusia ≥60 tahun (64,5%) dan berjenis kelamin \r\nperempuan (73,8%). Sebanyak 113 pasien (80,1%) mengalami polifarmasi, \r\nsedangkan potensi interaksi obat ditemukan pada 134 pasien (95,0%). Tingkat \r\nkeparahan terbanyak adalah kategori moderate sebanyak 419 kejadian (81,68%). \r\nUji Chi-Square menunjukkan hubungan yang signifikan antara polifarmasi dengan \r\npotensi interaksi obat (p
Tidak tersedia versi lain