Karya Tulis Ilmiah
Profil Peresepan Analgesik Pada Pasien Pasca Histerektomi Abdominal Di Rumah Sakit Kanker Dharmais Tahun 2025
Pendahuluan: Histerektomi abdominal merupakan salah satu prosedur bedah\r\nginekologi yang paling sering dilakukan dan umumnya menimbulkan nyeri\r\npascaoperasi akibat insisi pada dinding abdomen dan jaringan sekitarnya. Nyeri\r\npascaoperasi yang tidak tertangani dengan baik dapat menghambat pemulihan dan\r\nmemperpanjang masa rawat inap pasien, sehingga pemilihan analgesik yang tepat\r\nmenjadi hal yang krusial. Oleh karena itu, pemantauan profil peresepan analgesik\r\npada pasien pasca histerektomi abdominal menjadi penting untuk dikaji.\r\n\r\nTujuan: Mengetahui karakteristik dan peresepan obat pasien pasca histerektomi\r\nabdominal di instalasi rawat inap Rumah Sakit Kanker Dharmais Tahun 2025.\r\n\r\nMetode: Dekskriptif restrospektif dengan mengambil data rekam medis pasien\r\npasca histerektomi abdominal di instalasi rawat inap yang terdata dalam SIMRS\r\nRumah Sakit Kanker Dharmais Tahun 2025. Teknik pengambilan sampel yakni\r\ntotal sampling dengan jumlah sampel 26 pasien.\r\n\r\nHasil: Kelompok usia terbanyak adalah 18–59 tahun sebanyak 23 pasien (88,46%),\r\nLama rawat inap terbanyak 4-5 hari sebanyak 14 pasien (53,85%) dengan indikasi\r\nterbanyak kista ovarium sebanyak 14 pasien (53,85%). Jenis analgesik terbanyak\r\nadalah tramadol injeksi (32,43%) dengan rute pemberian intravena (67,56%). Pola\r\nterapi yang paling banyak diterapkan adalah monoterapi (57,69%) dan kelas terapi\r\nlain yang paling banyak digunakan adalah antibiotik (29,06%) dengan jenis\r\nterbanyak cefixime (17,09%).\r\n\r\nKesimpulan : Pasien pasca histerektomi abdominal di Rumah Sakit Kanker\r\nDharmais tahun 2025 didominasi oleh kelompok usia produktif (18-59 tahun)\r\ndengan indikasi terbanyak kista ovarium. Analgesik yang paling banyak diresepkan\r\nadalah tramadol injeksi dengan rute pemberian intravena, pola terapi yang paling\r\nbanyak digunakan adalah monoterapi dan terapi kelas lain terbanyak adalah\r\nantibiotik cefixime.\r\n\r\nKata Kunci : Analgesik, Histerektomi Abdominal, Pola Terapi, Rumah Sakit\r\nKanker Dharmais.
Tidak tersedia versi lain