Karya Tulis Ilmiah
Formulasi Sediaan Krim Kombinasi Minyak Biji Tamanu (Calophyllum inophyllum) Dan Minyak Biji kelor (Moringa oleifera Lam) Sebagai Sun Protector Factor (SPF)
Pendahuluan: Minyak biji tamanu dan minyak biji kelor merupakan bahan alam yang berpotensi sebagai tabir surya karena memiliki aktivitas fotoprotektif, sehingga diformulasikan dalam bentuk sediaan krim. Sediaan krim dipilih karena mudah menyebar merata dan mampu melepaskan zat aktif secara optimal sehingga cocok diformulasikan sebagai tabir surya.\r\nTujuan: Mengetahui karakteristik fisik, stabilitas fisik, dan formula terbaik dari sediaan krim kombinasi minyak biji tamanu dan minyak biji kelor.\r\nMetode: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental murni menggunakan enam formula krim dengan variasi konsentrasi krim tipe M/A dan A/M. Evaluasi meliputi uji organoleptik, homogenitas, pH, viskositas, daya sebar, tipe krim, dan daya lekat. Uji stabilitas dipercepat dilakukan menggunakan metode cycling test selama 6 siklus pada suhu 4±2°C dan 40±2°C. Data dianalisis menggunakan uji Paired Sample t-Test, One Way ANOVA, dan Correlation.\r\nHasil: Seluruh formula memenuhi persyaratan karakteristik fisik sebelum dan sesudah cycling test. Terjadi peningkatan pH dan daya sebar serta penurunan viskositas dan daya lekat, namun seluruh parameter masih memenuhi persyaratan sediaan krim. Formula 6 dengan konsentrasi minyak biji tamanu 1,25% dan minyak biji kelor 1,25% menunjukkan stabilitas fisik terbaik setelah cycling test.\r\nKesimpulan: Variasi konsentrasi minyak biji tamanu dan minyak biji kelor menghasilkan sediaan krim dengan kondisi fisik yang baik. Tetapi, masih diperlukan dilakukan perbaikan pada formula seperti penambahan buffer dan stabillizer.\r\n\r\n\r\nKata kunci: Minyak biji tamanu, minyak biji kelor, krim, stabilitas dipercepat, Sun Protection Factor (SPF).
Tidak tersedia versi lain