Karya Tulis Ilmiah
Analisis Polifarmasi dan Potensi Interaksi Obat pada Pasien Hipertensi dengan Komorbid Diabetes Melitus Tipe 2 di Instalasi Rawat Jalan RSUD Pasar Rebo Tahun 2025
ABSTRAK\r\n\r\nAnalisis Polifarmasi dan Potensi Interaksi Obat pada Pasien Hipertensi dengan Komorbid Diabetes Melitus Tipe 2 di Instalasi Rawat Jalan RSUD Pasar Rebo Tahun 2025\r\n\r\nPendahuluan: Hipertensi dengan komorbid Diabetes Melitus (DM) Tipe 2 merupakan kondisi kronis yang menuntut penggunaan banyak obat (polifarmasi). Polifarmasi berisiko memicu kompleksitas terapi yang berdampak pada peningkatan probabilitas terjadinya tumpang tindih efek farmakologis maupun potensi interaksi obat.\r\nTujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kategori peresepan berdasarkan kejadian polifarmasi dengan potensi interaksi obat pada pasien rawat jalan di RSUD Pasar Rebo.\r\nMetode: Penelitian ini merupakan studi observasional retrospektif menggunakan data sekunder rekam medis elektronik terhadap 100 pasien. Analisis potensi interaksi obat ditelusuri menggunakan literatur Medscape, dan pengujian statistik dilakukan dengan menggunakan uji Chi-Square.\r\nHasil: Karakteristik pasien didominasi oleh perempuan (61%) dan lansia berusia ≥ 60 tahun (60%). Prevalensi polifarmasi (≥ 5 item obat) mencapai 58%. Dari total sampel, 75% pasien mengalami potensi interaksi dengan total keseluruhan mencapai 217 kejadian. Interaksi didominasi oleh tingkat keparahan Moderate (126 kejadian; 58,06%) dengan kombinasi terbanyak Amlodipin dan Metformin (29 kejadian), serta didominasi fase farmakodinamik (128 kejadian; 57,14%). Ditemukan 9 kejadian berstatus Major yang paling banyak berasal dari kombinasi Amlodipin dan Simvastatin (6 kejadian), namun seluruhnya telah dimitigasi dengan pembatasan dosis aman (≤ 20 mg/hari). Hasil uji statistik membuktikan adanya hubungan yang signifikan antara kategori peresepan berdasarkan kejadian polifarmasi dengan potensi interaksi obat dengan nilai (p = 0,001).\r\nKesimpulan: Polifarmasi merupakan faktor risiko yang secara nyata meningkatkan potensi interaksi obat. Meskipun demikian, praktik peresepan oleh tenaga medis di Instalasi Rawat Jalan RSUD Pasar Rebo telah dilakukan secara rasional dan sesuai pedoman klinis untuk memitigasi bahaya toksisitas.\r\nKata Kunci: Hipertensi, DM Tipe 2, Polifarmasi, Interaksi Obat, Medscape.
Tidak tersedia versi lain