Karya Tulis Ilmiah
Hubungan Kepatuhan Minum Obat Dengan Kualitas Hidup Pada Pasien Pasca Stroke Di Instalasi Rawat Jalan RSPON Jakarta Tahun 2026
Pendahuluan: Stroke merupakan penyebab utama kematian dan kecacatan yang dapat menurunkan kualitas hidup pasien. Pada pasien pasca stroke, kepatuhan minum obat penting untuk mencegah terjadinya stroke berulang.\r\nTujuan: Mengetahui hubungan kepatuhan minum obat dengan kualitas hidup pada pasien pasca stroke di Instalasi Rawat Jalan RSPON Jakarta tahun 2026.\r\nMetode : Jenis penelitian ini adalah analitik observasional dengan pendekatan cross sectional melalui data primer melalui pengisian kuesioner MARS-5 untuk kepatuhan minum obat serta EQ-5D-5L dan EQ-VAS untuk kualitas hidup. dan rekam medis pasien. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dan diperoleh 113 responden. Data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan uji chi-square dan uji mann whitney\r\nHasil: Dari 113 responden, sebanyak 95 responden (84,1%) patuh minum obat dan 63 responden (55,8%) memiliki kualitas hidup baik. Median indeks EQ-5D-5L adalah 0,690 dengan rentang interkuartil 0,501 sampai 0,851, sedangkan median EQ-VAS adalah 80,00 dengan rentang interkuartil 70,00 sampai 85,00. Uji Chi-square menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kepatuhan minum obat dan kualitas hidup (p=0,592). Uji Mann–Whitney juga menunjukkan tidak terdapat perbedaan skor EQ-VAS yang signifikan antara kelompok patuh dan tidak patuh (p=0,792).\r\nKesimpulan: Sebagian besar pasien pasca stroke memiliki kepatuhan minum obat yang baik dan kualitas hidup yang cenderung baik. Hasil analisis menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kepatuhan minum obat dengan kualitas hidup pasien pasca stroke.\r\nKata Kunci: Kepatuhan minum obat, Kualitas hidup, Pasca stroke, Pasien rawat jalan.
Tidak tersedia versi lain