Karya Tulis Ilmiah
Gambaran Riwayat Pemberian ASI Eksklusif, MP-ASI, dan Kejadian Penyakit Infeksi Terhadap Status Gizi Baduta di Puskesmas Kecamatan Pasar Minggu
GAMBARAN RIWAYAT PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF, MP-ASI, DAN KEJADIAN PENYAKIT INFEKSI DENGAN STATUS GIZI BADUTA DI PUSKESMAS KECAMATAN PASAR MINGGU V BAB, 73 Halaman, 35 Tabel, 2 Gambar, 4 Lampiran Masalah gizi pada anak usia di bawah dua tahun (baduta) masih menjadi persoalan kesehatan masyarakat yang signifikan di Indonesia. Berdasarkan data status gizi baduta di Puskesmas Kecamatan Pasar Minggu bulan Juni 2026, terdapat 138 dari 375 baduta (36,8%) mengalami gizi kurang dan gizi buruk berdasarkan indikator IMT/U. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran riwayat pemberian ASI eksklusif, praktik pemberian MP-ASI, dan kejadian penyakit infeksi dengan status gizi baduta di Puskesmas Pasar Minggu. Penelitian ini bersifat deskriptif dan dilaksanakan pada tanggal 2–7 Juli 2026 terhadap 30 ibu yang memiliki baduta usia 0–23 bulan, dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan kuesioner serta pengukuran antropometri, lalu dianalisis secara univariat. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata usia baduta 14,23 bulan dengan proporsi anak laki-laki (60,0%) lebih banyak dibanding perempuan (40,0%). Hanya 9 anak (30,0%) yang mendapatkan ASI eksklusif, sedangkan sisanya memperoleh ASI parsial (43,3%), ASI predominan (10,0%), atau tidak mendapatkan ASI sama sekali (16,7%). Sebanyak 16 anak (53,3%) memperoleh MP-ASI yang telah memenuhi kaidah ketepatan usia, frekuensi, jumlah porsi, dan tekstur. Kejadian penyakit infeksi dalam satu bulan terakhir cukup tinggi, terutama ISPA (46,7%) dan diare (23,3%). Kata kunci: ASI Eksklusif, MP-ASI, Penyakit Infeksi, Status Gizi, Baduta
Tidak tersedia versi lain