Karya Tulis Ilmiah
STUDI DESKRIPTIF HIGIENE SANITASI DEPOT AIR MINUM DAN KUALITAS BAKTERIOLOGIS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KECAMATAN KEBAYORAN LAMA KOTA JAKARTA SELATAN TAHUN 2026
Depot air minum menurut Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 14 Tahun 2021 Tentang Standar Kegiatan Usaha dan Produk Pada Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Risiko Sektor Kesehatan Bagian Standar Penunjang Kegiatan Usaha Kesehatan Lingkungan, adalah usaha yang melakukan proses pengolahan air baku menjadi air minum dalam bentuk curah dan menjual langsung kepada konsumen. Sementara Depot Air Minum Isi Ulang (DAMIU) merupakan salah satu kegiatan usaha yang mengarah kepada air bersih untuk memenuhi kebutuhan air minum masyarakat yang mengutamakan kepraktisan dan kemudahan.\r\nPenelitian ini berjudul “Studi Deskriptif Higiene Sanitasi Depot Air Minum Dan Kualitas Bakteriologis Di Wilayah Kerja Puskesmas Kecamatan Kebayoran Lama Kota Jakarta Selatan Tahun 2026”, menggunakan metodologi deskriptif dengan populasi sebanyak 40, berjumlah 15 depot air minum, 15 penjamah depot air minum dan 15 sampel depot air minum.\r\nHasil penelitian menunjukkan sebanyak 7 DAM (46,7%) yang memenuhi syarat kualitas bakteriologis, 4 DAM (26,7%) sudah memenuhi syarat higiene sanitasi depot air minum, 3 DAM (20%) memenhui syarat higiene sanitasi tempat, 7 DAM (46,7) memenuhi syarat higiene sanitasi penjamah, 15 DAM (100%) memenuhi syarat memiliki pengetahuan yang baik, 15 DAM (100%) memenuhi syarat memiliki sikap yang baik, 13 DAM (86,7%) memiliki Tindakan yang baik, 12 DAM (80%) memenuhi syarat higine sanitasi peralatan, 10 DAM (66,7) memenuhi syarat higiene sanitasi air baku. Kesimpulannya bahwa variabel peralatan lebih banyak yang memenuhi syarat, dan yang tidak memenuhi syarat lebih banyak adalah variabel tempat.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain