Karya Tulis Ilmiah
Potensi Interaksi Nonsteroidal Anti-Inflammatory Drugs pada Pasien Osteoarthritis Komorbid Hipertensi di Instalasi Rawat Jalan RSUD Tarakan Periode 2025
Pendahuluan: Prevalensi osteoartritis global terus meningkat, pada tahun 2020 diperkirakan mencapai 595 juta jiwa, dan sering disertai penyakit penyerta,\r\nterutama hipertensi. Tatalaksana osteoarthritis umumnya menggunakan Nonsteroidal Anti-Inflammatory Drugs (NSAID), yang penggunaannya pada pasien hipertensi perlu diperhatikan karena berpotensi menimbulkan interaksi obat yang dapat menurunkan efek terapi antihipertensi.\r\n\r\nTujuan: Menganalisis peresepan dan mengidentifikasi potensi interaksi NSAID pada pasien osteoartritis komorbid hipertensi di Instalasi Rawat Jalan RSUD\r\nTarakan periode 2025.\r\n\r\nMetode: Penelitian kuantitatif deskriptif retrospektif ini menggunakan data sekunder rekam medis pasien osteoartritis komorbid hipertensi. Sampel dipilih\r\nmenggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi. Potensi interaksi obat di identifikasi menggunakan instrumen Drugs.com.\r\n\r\nHasil: Sampel pada penelitian ini didapatkan sebanyak 24 pasien. Kategori usia terbanyak adalah lansia ≥ 60 tahun 58,33%, dengan jenis kelamin terbanyak perempuan 91,60%. Terapi pengobatan yang diberikan kepada pasien meliputi golongan NSAID, antihipertensi, antikonvulsan, dan antiulcer, NSAID yang paling banyak diresepkan adalah asam mefenamat dengan proporsi sebesar 7,78%, sementara golongan obat yang paling banyak diresepkan adalah antihipertensi sebesar 17,22%, dan zat aktif yang paling banyak digunakan adalah gabapentin sebesar 12,78%.Rata-rata pasien mendapatkan ≥ 5 item obat 87,50%. Potensi interaksi yang terjadi pada seluruh pasien, didominasi tingkat moderate 78,85%, mayor 13,46% dan minor 7,69%. Sebagian besar interaksi terjadi melalui mekanisme farmakodinamik 88,68%, sementara mekanisme farmakokinetik lebih sedikit 11,32%.\r\n\r\nKesimpulan: Potensi interaksi obat antara NSAID dan antihipertensi masih banyak ditemukan, didominasi mekanisme farmakodinamik. Diperlukan sinergi\r\npemantauan terapi obat untuk meminimalkan risiko klinis akibat interaksi obat yang tidak diinginkan.\r\n\r\nKata Kunci: NSAID, osteoarthritis, hipertensi, potensi interaksi obat
Tidak tersedia versi lain