Karya Tulis Ilmiah
Gambaran Tingkat Pengetahuan Mahasiswa Poltekkes Kemenkes Jakarta II tentang Gejala, Pencegahan, dan Pengobatan Diabetes Melitus Tipe II Tahun 2026
Pendahuluan: Diabetes Melitus (DM) tipe II merupakan penyakit kronis dengan prevalensi yang terus meningkat dan dapat menyebabkan komplikasi apabila tidak ditangani dengan tepat. Pola hidup kurang sehat menjadi salah satu faktor risiko, sehingga pengetahuan mengenai DM tipe II penting dimiliki oleh mahasiswa untuk meningkatkan kesadaran dalam menerapkan pola hidup sehat dan melakukan upaya pencegahan sejak dini.\r\nTujuan: Mengetahui gambaran tingkat pengetahuan mahasiswa Poltekkes Kemenkes Jakarta II tentang gejala, pencegahan, dan pengobatan DM tipe II tahun 2026.\r\nMetode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel sebanyak 112 responden dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan dengan kuesioner melalui google forms, kemudian diolah menggunakan SPSS versi 30, kemudian dianalisis secara univariat.\r\nHasil: Sebagian besar responden yang berpartisipasi berjenis kelamin perempuan (72,3%), berusia 19 tahun (42,0%), memperoleh informasi mengenai DM tipe II melalui media sosial (62,5%), serta tidak memiliki riwayat keluarga DM tipe II (81,3%). Mayoritas responden memiliki tingkat pengetahuan kategori baik mengenai gejala DM tipe II sebanyak 77 responden (68,8%), pencegahan sebanyak 86 responden (76,8%), dan pengobatan sebanyak 69 responden (61,6%). Secara keseluruhan, tingkat pengetahuan responden tentang DM tipe II berada pada kategori baik sebanyak 64 responden (57,1%).\r\nKesimpulan: Tingkat pengetahuan mahasiswa Poltekkes Kemenkes Jakarta II mengenai aspek gejala, pencegahan, dan pengobatan DM tipe II sebagian besar berada pada kategori baik, namun masih diperlukan peningkatan edukasi terkait aspek tertentu untuk mendukung pencegahan dan pengelolaan DM tipe II.\r\nKata Kunci: Diabetes Melitus tipe II, pengetahuan, gejala, pencegahan, pengobatan.
Tidak tersedia versi lain