Karya Tulis Ilmiah
Gambaran Aktivitas Fisik, Status Gizi, dan Jumlah Rokok yang Dihisap dengan Kadar Tekanan Darah pada Pengemudi Bus PT Transportasi Jakarta di Depo Pinang Ranti
Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan yang signifikan karena berkaitan dengan risiko penyakit kardiovaskular. Pengemudi bus memiliki karakteristik kerja yang cenderung menetap (sedentary) sehingga berisiko mengalami masalah tersebut. Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran aktivitas fisik, status gizi, dan jumlah rokok yang dihisap dengan kadar tekanan darah pada pengemudi bus PT Transportasi Jakarta di Depo Pinang Ranti. Penelitian bersifat deskriptif dengan desain cross-sectional, melibatkan 70 responden yang dipilih berdasarkan kriteria inklusi tertentu. Data dianalisis secara univariat menggunakan distribusi frekuensi dan bivariat menggunakan tabulasi silang. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden berusia produktif 30–49 tahun (87,1%). Sebagian besar responden memiliki aktivitas fisik ringan (54,3%), status gizi obesitas I (55,7%), dan kebiasaan merokok sedang 11–20 batang/hari (51,4%) dengan jenis rokok filter (74,3%). Berdasarkan pengukuran tekanan darah, kategori terbanyak adalah prehipertensi (47,1%). Tabulasi silang menunjukkan kelompok aktivitas fisik ringan paling banyak mengalami hipertensi tahap 2 (26,3%), status gizi obesitas II cenderung mengalami hipertensi tahap 2 (83,3%), sedangkan perokok berat (>20 batang/hari) mendominasi hipertensi tahap 1 (30,7%) dan tahap 2 (23,1%). Dapat disimpulkan bahwa aktivitas fisik rendah, status gizi berlebih, dan kebiasaan merokok berat berkontribusi terhadap peningkatan kadar tekanan darah pada pengemudi bus. Penelitian lanjutan disarankan mengkaji faktor risiko lain seperti pola makan tinggi natrium, stres kerja, konsumsi alkohol, dan riwayat keluarga hipertensi.
Tidak tersedia versi lain