Skripsi
Perbedaan Pengetahuan dan Sikap Sebelum dan Sesudah Edukasi Melalui Video Animasi dalam Upaya Pencegahan Hepatitis A di SDN Gunung 01 Kebayoran Baru Jakarta Selatan
Hepatitis A merupakan penyakit infeksi fekal-oral yang menular melalui makanan terkontaminasi. Anak sekolah dasar termasuk kelompok rentan akibat kebiasaan jajan dan perilaku hidup bersih yang belum optimal. Edukasi video animasi menjadi alternatif pendekatan menarik untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap pencegahan. Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan pengetahuan dan sikap siswa kelas V SDN Gunung 01 Kebayoran Baru sebelum dan sesudah edukasi melalui media video animasi terkait pencegahan Hepatitis A. Desain penelitian menggunakan Quasi Experimental One Group Pretest-Posttest. Sampel terdiri dari 43 responden siswa kelas V yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner pengetahuan (15 soal) dan sikap (10 soal), lalu dianalisis secara bivariat menggunakan uji Wilcoxon untuk variabel pengetahuan dan Paired Sample T-Test untuk variabel sikap. Hasil penelitian menunjukkan median skor pengetahuan meningkat signifikan dari 86,67 menjadi 100,00 (p = 0,000; p < 0,05). Sementara itu, rata-rata skor sikap meningkat dari 86,91 menjadi 88,60, namun tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan secara statistik (p = 0,116; p > 0,05). Kesimpulannya, edukasi melalui media video animasi efektif meningkatkan pengetahuan siswa mengenai pencegahan Hepatitis A secara signifikan, tetapi belum menghasilkan perubahan sikap yang bermakna. Disarankan mengombinasikan video animasi dengan metode interaktif seperti demonstrasi praktik cuci tangan guna memperkuat pembentukan sikap positif siswa.
Tidak tersedia versi lain