Karya Tulis Ilmiah
STUDI DESKRIPTIF PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT PADA SISWA/I DI SDN HARAPAN JAYA VIII KELURAHAN HARAPAN JAYA KECAMATAN BEKASI UTARA, KOTA BEKASI, JAWA BARAT TAHUN 2026
Rendahnya implementasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di sekolah dapat menjadi pemicu tingginya kasus penyakit berbasis lingkungan pada anak sekolah, seperti diare dan kecacingan. PHBS dipengaruhi oleh pengetahuan seseorang yang kemudian berdampak pada pembentukan sikap, didukung juga oleh fasilitas sarana prasarana penunjang PHBS yang ada di sekolah.\r\n\r\nPenelitian bersifat deskriptif dengan pendekatan kuantitatif berupa pengamatan dan wawancara terhadap 72 siswa kelas 5 mengenai 6 dari 8 indikator Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan observasi sarana prasarana PHBS di sekolah mencakup sarana CTPS, sarana toilet, kantin, tempat sampah di SDN Harapan Jaya VIII, Kelurahan Harapan Jaya, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, Jawa Barat.\r\n\r\nHasil penelitian 65 siswa (90,3%) memiliki perilaku PHBS kategori baik, sedangkan 7 siswa (9,7%) berkategori kurang karena belum membuang sampah pada tempatnya. Pengetahuan PHBS tergolong baik pada 71 siswa (98,6%) dan kurang pada 1 siswa (1,4%) karena belum memahami dampak membuang sampah sembarangan. Seluruh siswa (100%) memiliki sikap baik terhadap penerapan PHBS. Sarana CTPS memenuhi syarat sebesar 60%, toilet memenuhi syarat sebesar 71,4%, kantin memenuhi syarat sebesar 75%, sedangkan tempat pembuangan sampah tidak memenuhi syarat (37,5%) karena belum tersedia tempat sampah tertutup dan terpilah. Peran guru dalam mendukung PHBS berada pada kategori baik (100%). Secara keseluruhan, penerapan PHBS di sekolah tergolong baik, namun masih diperlukan peningkatan kualitas sarana pengelolaan sampah agar pelaksanaan PHBS dapat berlangsung secara optimal dan berkelanjutan.\r\n\r\n\r\nKepustakaan : 24 (2008-2025)\r\nKlasifikasi : Peraturan 2\r\n Jurnal Penelitian 13\r\n Buku 8
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain