Skripsi
ANALISIS PERUBAHAN HEMOGLOBIN DAN LEUKOSIT PADA PASIEN METASTASIS VERTEBRAE DENGAN TATALAKSANA RADIOTERAPI 3D-CRT 5 FRAKSI DI RUMAH SAKIT KANKER DHARMAIS
Latar Belakang: Tatalaksana radioterapi merupakan salah satu modalitas utama untuk terapi paliatif pada pasien dengan metastasis vertebrae. Paparan radiasi pada area vertebrae berisiko memengaruhi sumsum tulang aktif yang berperan dalam proses hematopoiesis. Oleh karena itu, kadar hemoglobin dan jumlah leukosit, diperlukan untuk mengevaluasi efek samping radioterapi.\r\nTujuan: Menganalisis perubahan kadar hemoglobin dan jumlah leukosit sebelum dan sesudah radioterapi Three-Dimensional Conformal Radiation Therapy (3D-CRT) dengan fraksinasi 5 fraksi pada pasien metastasis vertebrae, serta menganalisis hubungan perubahan kedua parameter tersebut dengan volume target penyinaran.\r\nMetode: Penelitian ini menggunakan desain analitik kuantitatif dengan data sekunder yang dilaksanakan pada April–Mei 2026 di Instalasi Radioterapi Rumah Sakit Kanker Dharmais. Sampel penelitian berjumlah 20 pasien metastasis vertebrae yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data diperoleh dari hasil pemeriksaan laboratorium hemoglobin dan leukosit, data volume target dari Treatment Planning System (TPS), serta wawancara dengan dokter onkologi radiasi. Analisis statistik dilakukan menggunakan uji normalitas, uji Paired Sample t-Test, uji Wilcoxon, dan uji korelasi Pearson.\r\nHasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar hemoglobin mengalami penurunan yang bermakna secara statistik setelah radioterapi (p=0,000) dengan rata-rata penurunan sebesar 0,815 g/dL. Sebaliknya, perubahan jumlah leukosit tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan secara statistik (p=0,067), meskipun terdapat variasi peningkatan dan penurunan pada masing-masing pasien. Analisis korelasi juga menunjukkan bahwa volume target penyinaran tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan perubahan kadar hemoglobin maupun jumlah leukosit.
Tidak tersedia versi lain