Karya Tulis Ilmiah
GAMBARAN KONDISI SANITASI LINGKUNGAN DI RESTORAN WILAYAH KERJA PUSKESMAS KELURAHAN BANGKA, KECAMATAN MAMPANG PRAPATAN, JAKARTA SELATAN (ANALISA DATA IKL TAHUN 2025)
Restoran merupakan salah satu Tempat Pengolahan Pangan (TPP) yang memiliki risiko terhadap terjadinya pencemaran makanan apabila higiene dan sanitasi tidak diterapkan dengan baik. Kondisi sanitasi lingkungan restoran yang belum memenuhi syarat dapat menyebabkan timbulnya penyakit bawaan pangan (foodborne diseases) yang berdampak pada kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, pengawasan terhadap higiene dan sanitasi restoran perlu dilakukan secara rutin melalui kegiatan Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL).\r\nPenelitian dengan judul “Gambaran Kondisi Sanitasi Lingkungan di Restoran Wilayah Kerja Puskesmas Kelurahan Bangka, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan (Analisa Data IKL Tahun 2025)” telah penulis lakukan dengan menggunakan metode penelitian deskriptif melalui analisis data sekunder hasil Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL) restoran Tahun 2025. Penelitian ini meliputi aspek area luar Tempat Pengolahan Pangan (TPP), area pelayanan konsumen, fasilitas karyawan dan penerimaan bahan pangan, area penyimpanan, area pencucian, persiapan dan pengolahan pangan, higiene sanitasi personel, kondisi peralatan, penyimpanan pangan matang, pengemasan pangan matang, penyajian pangan matang, dokumentasi dan rekaman, serta keselamatan dan kesehatan kerja (K3).\r\nKesimpulan yang diperoleh berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar restoran di wilayah kerja Puskesmas Kelurahan Bangka telah memenuhi persyaratan higiene dan sanitasi lingkungan. Namun, masih ditemukan beberapa komponen yang belum memenuhi syarat, terutama pada aspek higiene personel, dokumentasi, pengendalian sanitasi, serta kelengkapan fasilitas pendukung sanitasi. Faktor yang mempengaruhi kondisi tersebut antara lain kurangnya pengawasan rutin, keterbatasan pengetahuan pengelola restoran mengenai higiene sanitasi, dan belum optimalnya penerapan standar sanitasi pangan. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan pembinaan, pengawasan, dan edukasi kepada pengelola restoran guna meningkatkan higiene sanitasi serta mencegah risiko penyakit bawaan makanan.\r\nKepustakaan : 15 (2019–2025)\r\nKlasifikasi : Sanitasi Lingkungan : 5\r\n Higiene Sanitasi : 4\r\n Restoran : 2\r\n Keamanan Pangan : 2\r\n Inspeksi Kesehatan Lingkungan : 2
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain