Karya Tulis Ilmiah
Pengetahuan Gizi, Besarnya Uang Saku Dan Tindakan Makanan Dan Minuman Manis Pada Remaja Di Madrasah Tsanawiyah Swasta Manbaul Khair
Konsumsi makanan dan minuman manis yang berlebihan pada remaja meningkatkan risiko terjadinya Penyakit Tidak Menular (PTM), seperti Diabetes Melitus tipe 2, sejak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan gizi dan perilaku konsumsi makanan dan minuman manis pada remaja di Madrasah Tsanawiyah Swasta (MTsS) Manbaul Khair. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan desain cross-sectional yang dilaksanakan pada Juni 2026. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII MTsS Manbaul Khair, dengan sampel sebanyak 69 responden yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data karakteristik, pengetahuan gizi, dan uang saku dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur, sedangkan perilaku konsumsi makanan dan minuman manis dinilai menggunakan Food Frequency Questionnaire (FFQ) selama satu minggu terakhir. Data dianalisis secara univariat dan tabulasi silang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan gizi kategori baik (84,0%). Meskipun demikian, perilaku konsumsi makanan manis didominasi kategori sering (1–2 kali/hari) sebesar 65,3%, sedangkan konsumsi minuman manis kategori sering sebesar 63,8%. Tabulasi silang menunjukkan bahwa responden dengan pengetahuan gizi baik tetap memiliki perilaku konsumsi makanan manis (65,5%) dan minuman manis (62,1%) dalam kategori sering. Selain itu, responden dengan uang saku tinggi lebih banyak mengonsumsi makanan manis dalam kategori sangat sering (≥3 kali/hari) dibandingkan responden dengan uang saku rendah. Kesimpulannya, sebagian besar remaja memiliki pengetahuan gizi yang baik, namun belum diikuti dengan perilaku konsumsi makanan dan minuman manis yang sehat. Uang saku yang tinggi juga berpotensi meningkatkan frekuensi konsumsi makanan manis pada remaja.
Tidak tersedia versi lain