Karya Tulis Ilmiah
Gambaran Perilaku Konsumsi Jajanan Berdasarkan Tingkat Pengetahuan pada Mahasiswa Program Studi Diploma III Gizi Tingkat II Poltekkes Kemenkes Jakarta II
Latar Belakang : Makanan jajanan adalah makanan dan minuman yang dijual oleh pedagang kaki lima di tempat umum untuk langsung dikonsumsi. Mahasiswa Gizi seharusnya mampu menerapkan prinsip konsumsi pangan yang sehat, namun dalam praktiknya masih ditemukan kesenjangan antara pengetahuan dan perilaku konsumsi jajanan. Tujuan : Mengetahui gambaran tingkat pengetahuan terhadap perilaku konsumsi jajanan pada mahasiswa Program Studi Diploma III Gizi Tingkat II Poltekkes Kemenkes Jakarta II. Metode : Desain penelitian ini bersifat deskriptif dengan rancangan cross sectional dengan menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan pada juni 2026 di Kampus A. Hasil dan Kesimpulan : Penelitian dilakukan kepada 75 responden dengan sebagian besar responden berjenis kelamin perempuan (94,7%), berusia 20 tahun (53,3%), memiliki uang jajan kategori tinggi (≥Rp30.000/hari) (65,3%), pengetahuan gizi dalam kategori baik (89,3%), dan sikap positif dalam konsumsi jajanan (60%). Sebagian besar responden terpengaruh teman sebaya dalam pemilihan jajanan (80%). Frekuensi konsumsi jajanan mayoritas jarang (1–2x per minggu) (60%), dengan makanan jajanan utama yang paling sering dikonsumsi berbasis nasi (54,7%), camilan yang paling sering dikonsumsi adalah gorengan serta rujak dan buah potong (17,3%), dan minuman yang paling sering dikonsumsi adalah berbasis kopi (14,7%). Hasil analisis crosstab menunjukkan bahwa pola perilaku konsumsi jajanan pada kedua kelompok tingkat pengetahuan relatif serupa. Saran : Membuat media edukasi jajanan sehat di lingkungan kampus, serta mahasiswa perlu menerapkan pengetahuan gizi yang telah diperoleh ke dalam kehidupan sehari-hari.
Tidak tersedia versi lain