Karya Tulis Ilmiah
Gambaran Tingkat Pengetahuan Dan Perilaku Konsumsi GGL (Gula, Garam, Lemak) Terhadap Status Gizi Lebih Pada Siswa/I Kelas VII Dan VIII SMPN 68 Jakarta
Latar Belakang : Status gizi lebih pada remaja merupakan masalah gizi yang terus meningkat. Salah satu faktor yang berperan adalah tingkat pengetahuan dan perilaku konsumsi gula, garam, dan lemak (GGL). Tujuan : Mengetahui gambaran tingkat pengetahuan dan perilaku konsumsi GGL terhadap status gizi lebih pada siswa/i kelas VII dan VIII SMPN 68 Jakarta. Metode : Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dan teknik total sampling. Sampel berjumlah 42 siswa/i yang memiliki status gizi lebih berdasarkan IMT/U. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan, Food Frequency Questionnaire (FFQ), dan pengukuran antropometri. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat. Hasil dan Kesimpulan : Sebagian besar responden berusia 14–15 tahun, berjenis kelamin laki-laki, dan memiliki status gizi overweight (80,95%). Tingkat pengetahuan responden sebagian besar berada pada kategori cukup (61,90%). Perilaku konsumsi gula, garam, dan lemak didominasi kategori sering, masing-masing sebesar 66,67%, 83,33%, dan 71,43%. Berdasarkan analisis bivariat, sebagian besar responden dengan pengetahuan kategori cukup maupun baik serta perilaku konsumsi gula, garam, dan lemak kategori sering berada pada kelompok overweight. Saran : Sekolah diharapkan meningkatkan pengawasan terhadap jajanan di kantin serta menyediakan media edukasi mengenai bahaya konsumsi gula, garam, dan lemak (GGL) berlebih untuk meningkatkan pengetahuan dan perilaku konsumsi sehat siswa/i.
Tidak tersedia versi lain