Skripsi
Perbedaan Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Tentang Gizi Seimbang Sebelum dan Sesudah Diberikan Edukasi Melalui Media Leaflet dan Video Pada Siswa/i SMPIT Al-Hikmah Mampang
Status gizi merupakan salah satu indikator keberhasilan pembangunan kesehatan, khususnya pada remaja yang masih berada dalam masa pertumbuhan. Berdasarkan data SKI 2023, status gizi remaja usia 13–15 tahun di DKI Jakarta menurut IMT/U menunjukkan 1,3% sangat kurus, 6,8% kurus, 16,5% overweight, dan 6,8% obesitas. Pengetahuan gizi yang rendah merupakan salah satu faktor risiko timbulnya masalah gizi dan perubahan kebiasaan makan pada remaja, sehingga edukasi gizi seimbang perlu dilakukan untuk mendorong perubahan perilaku yang positif terhadap makanan dan gizi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengetahuan, sikap, dan perilaku tentang gizi seimbang sebelum dan sesudah diberikan edukasi melalui media leaflet dan video pada siswa/i SMPIT Al-Hikmah Mampang. Penelitian ini merupakan Pre-Experiment dengan desain One Group Pretest-Posttest. Penelitian ini menggunakan alat bantu kuesioner pengetahuan dan sikap serta formulir food recall 24 jam. Responden dalam penelitian ini berjumlah 37 siswa/i kelas VII dan VIII yang diambil secara total sampling. Berdasarkan hasil uji Paired T-Test dan Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pada pengetahuan (p = 0,000), sikap (p = 0,000), asupan energi (p = 0,000), protein (p = 0,000), dan karbohidrat (p = 0,000) sebelum dan sesudah diberikan edukasi gizi seimbang, sedangkan pada asupan lemak tidak ditemukan perbedaan yang signifikan (p = 0,077). Pemberian edukasi gizi seimbang dengan media leaflet dan video dapat meningkatkan pengetahuan, sikap, dan sebagian besar asupan zat gizi siswa/i. Oleh karena itu, edukasi gizi seimbang menggunakan media leaflet dan video dapat dilakukan secara berkelanjutan sebagai upaya pencegahan terhadap masalah gizi pada remaja.
Tidak tersedia versi lain