Karya Tulis Ilmiah
Perbedaan Pengetahuan Gizi dan Asupan Makan Bergizi Gratis (MBG) Sebelum dan Sesudah Penyuluhan Gizi Seimbang Menggunakan Media Leaflet dan Media Poster pada Siswa Kelas V SD Negeri 07 Kramat Pela, Jakarta Selatan
Permasalahan gizi pada anak usia sekolah masih menjadi perhatian utama di Indonesia. MBG telah diluncurkan sebagai upaya pemenuhan gizi siswa, namun penyediaan makanan bergizi saja belum cukup tanpa disertai edukasi gizi yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengetahuan gizi dan asupan MBG sebelum dan sesudah penyuluhan gizi seimbang menggunakan media leaflet dan poster pada siswa kelas V SDN 07 Kramat Pela, Jakarta Selatan. Desain penelitian pre-eksperimental dengan rancangan One Group Pre-test Posttest. Sampel berjumlah 53 siswa menggunakan metode total sampling. Data pengetahuan dikumpulkan melalui kuesioner 15 soal pilihan ganda dan data asupan MBG diukur menggunakan metode taksiran visual Comstock. Analisis bivariat menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Rata-rata skor pengetahuan
meningkat dari 62,32 menjadi 82,06 (p = 0,000). Terdapat perbedaan signifikan pada sisa makanan pokok (p = 0,016), lauk nabati (p = 0,000), sayur (p = 0,000), dan buah (p = 0,000). Tidak terdapat perbedaan signifikan pada sisa lauk hewani (p = 0,184) yang diduga dipengaruhi oleh variasi menu MBG selama penelitian. Penyuluhan gizi seimbang menggunakan media leaflet dan poster terbukti efektif meningkatkan pengetahuan gizi dan menurunkan sisa makanan MBG, kecuali pada kategori lauk hewani. Pihak sekolah disarankan memanfaatkan leaflet dan poster secara berkelanjutan sebagai sarana edukasi gizi, sementara peneliti selanjutnya disarankan memperpanjang periode intervensi untuk mengamati perubahan pengetahuan, sikap, dan perilaku konsumsi makanan secara lebih komprehensif.
Tidak tersedia versi lain