Skripsi
Formulasi Tepung Kacang Kedelai, Biji Bunga Matahari, Biji Chia, dan Bubuk Brokoli Minuman Sereal \"Sochico\" Sebagai Alternatif Pangan Fungsional Tinggi Serat, Tinggi Kromium, dan Sumber Magnesium Terhadap Mutu Organoleptik dan Tingkat Kesukaan
Diabetes mellitus adalah penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan hiperglikemia atau tingginya kadar gula darah. Berdasarkan data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023, prevalensi diabetes mellitus di Indonesia masih tergolong tinggi, yaitu sebesar 1,7%, meningkat sebanyak 0,5% dari tahun 2018. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan alternatif pangan fungsional berupa minuman sereal “Sochico” yang mengandung tinggi serat dan kromium serta sumber magnesium. Penelitian ini bersifat eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 3 perlakuan dan 3 replikasi. Uji organoleptik dilakukan kepada 30 orang panelis agak terlatih yang merupakan mahasiswa Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Jakarta II. Data dianalisis menggunakan distribusi frekuensi, uji Friedman, dan uji Wilcoxon. Pembuatan produk dilakukan di Laboratorium Pangan, uji organoleptik di Laboratorium Uji Cita Rasa dan analisis zat gizi di PT Saraswanti Indo Genetech. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan formulasi berpengaruh signifikan terhadap warna (p < 0,05) sedangkan aroma, rasa, konsistensi, penampilan, dan tingkat kesukaan tidak berpengaruh signifikan (p ≥ 0,05). Formulasi minuman sereal “Sochico” terpilih adalah formulasi T2 (15,5 g tepung kacang kedelai, 4 g biji bunga matahari, 4,2 g biji chia, dan 4,8 g bubuk brokoli) dengan karakteristik warna cokelat sedikit hijau, aroma sedikit langu, rasa aftertaste pahit sedikit nyata, konsistensi sedikit cair, penampilan agak menarik dan disukai 50% panelis. Hasil analisis laboratorium terhadap satu sajian (34 g) minuman sereal “Sochico” mengandung 5,4 g serat pangan, 89,9 mg magnesium, dan 24,3 mcg kromium.
Tidak tersedia versi lain