Skripsi
Hubungan Asupan Zat Gizi Mikro, Status Gizi, Dan Aktivitas Fisik Terhadap Dismenore Pada Mahasiswi Poltekkes Jakarta II Di Asrama Dharmesti Niramaya
Dismenore adalah kontraksi otot uterus yang menimbulkan rasa nyeri dan terjadi selama periode menstruasi, serta menjadi salah satu bentuk gangguan dalam siklus menstruasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis adanya hubungan asupan zat gizi mikro, status gizi, dan aktivitas fisik terhadap dismenore pada mahasiswi Poltekkes Jakarta II di Asrama Dharmesti Niramaya. Desain penelitian ini adalah rancangan analitik dengan pendekatan cross-sectional berjumlah 45 responden. Teknik pengambilan sampling yang digunakan dengan cara simple random sampling menggunakan rumus Slovin. Pengumpulan data melalui kuesioner karakteristik responden (nama, usia, riwayat disemenore, usia menarche, siklus menstruasi, dan lama menstruasi), kuesioner dimenore, kuesioner asupan makan yang diperoleh dari food recall 24 jam kemudian dikonversi sesuai zat gizi yang diteliti menggunakan TKPI dan USDA Food Composition kuesioner status gizi, dan kuesioner aktivitas fisik dihitung dengan metode PAR/PAL. Hasil uji statistik menggunakan metode uji Chi - Square. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara dismenore dengan asupan zat gizi mikro kalsium (p = 0,004.), magnesium (p = 0,02), status gizi (p = 0,03), dan aktivitas fisik (p = 0,025). Namun, tidak terdapat hubungan yang signifikan antara dismenore dengan asupan zat gizi mikro vitamin B1 (p = 0,3), vitamin E (p = 0,7), dan zat besi (p = 0,56). Penelitian ini menunjukkan bahwa asupan kalsium, asupan magnesium, status gizi, dan aktivitas fisik berhubungan dengan kejadian dismenore.
Tidak tersedia versi lain