Skripsi
HUBUNGAN BEBAN KERJA, TUNTUTAN KERJA DAN HUBUNGAN INTERPERSONAL TERHADAP STRES KERJA PADA PEKERJA BAGIAN PRODUKSI DI PT ANARA MEDICAL INDONESIA KOTA BEKASI TAHUN 2026
Stres kerja merupakan respons fisik maupun psikologis yang dialami seseorang akibat adanya tuntutan dan tekanan pekerjaan yang melebihi atau tidak sesuai dengan kemampuan, pengetahuan, dan keterampilan yang dimilikinya. Stres kerja dapat disebabkan faktor pekerjaan dan faktor diluar pekerjaan. Penelitian ini berjudul “Hubungan Beban Kerja, Tuntutan Kerja, dan Hubungan Interpersonal Terhadap Stres Kerja Pada Pekerja Produksi di PT. Anara Medical Indonesia Kota Bekasi Tahun 2026” yang bertujuan untuk menganalisis hubungan faktor-faktor tersebut dengan stres kerja.\r\n\r\nPenelitian ini merupakan survei analitik dengan desain penelitian cross sectional. Uji statistik dari data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-square. Responden penelitian ini adalah karyawan tetap di area produksi PT. Anara Medical Indonesia sebanyak 46 orang pekerja. \r\n\r\nHasil analisis statistik menunjukkan bahwa ada hubungan signifikan antara tuntutan kerja (p-value = 0,039 ) dengan stres kerja dan tidak ada hubungan antara beban kerja (p-value = 0,526 ) dengan stres kerja, tidak ada hubungan antara hubungan interpersonal (p-value = 0,644) dengan stres kerja. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa salah satu faktor pekerjaan yaitu tuntutan kerja dapat menyebabkan timbulnya stres kerja pada pekerja bagian produksi di PT. Anara Medical Indonesia Kota Bekasi Tahun 2026.
Tidak tersedia versi lain