Karya Tulis Ilmiah
PENETAPAN KADAR POLIDIMETILSILOKSAN PADA TABLET KUNYAH ALUMINA, MAGNESIA DAN SIMETIKON SECARA SPEKTROFOTOMETRI INFRAMERAH
Dispepsia merupakan kumpulan gejala yang ditandai dengan nyeri lambung dan perut kembung. Antasida digunakan untuk meredakan keluhan dispepsia, salah satu sediaan antasida yaitu tablet kunyah alumina, magnesia dan simetikon. Simetikon mengandung polidimetilsiloksan yang berfungsi sebagai antiflatulen dengan menurunkan tegangan permukaan gelembung gas dalam saluran cerna. Penetapan kadar polidimetilsiloksan perlu dilakukan untuk memastikan mutu dan kesesuaian kadar zat aktif dalam sediaan. Tujuan pengujian ini untuk menetapkan kadar polidimetilsiloksan pada tablet kunyah alumina, magnesia dan simetikon menggunakan metode spektrofotometri inframerah dengan Fourier Transform Infrared (FTIR). Pengujian dilakukan menggunakan natrium hidroksida 0,1 N dan toluene sebagai pelarut ekstraksi. Berdasarkan hasil pengujian diperoleh kadar rata-rata polidimetilsiloksan pada tablet kunyah alumina, magnesia dan simetikon sebesar 95,9%. Menurut Farmakope Indonesia Edisi VI Tahun 2020 polidimetilsiloksan tidak kurang dari 85,0% dan tidak lebih dari 115,0% dari jumlah yang tertera pada etiket. Maka dinyatakan memenuhi syarat (MS).
Tidak tersedia versi lain