Skripsi
UJI COBA EFEKTIVITAS LARUTAN MINYAK ATSIRI SERAI WANGI (CYMBOPOGON NARDUS L) MENGGUNAKAN METODE SPRAY SEBAGAI INSEKTISIDA NABATI TERHADAP MORTALITAS NYAMUK AEDES AEGYPTI TAHUN 2026
Nyamuk Aedes aegypti merupakan vektor utama penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Penggunaan insektisida kimia secara terus – menerus dan tidak sesuai dosis dapat menimbulkan resistensi pada nyamuk serta berdampak negatif terhadap kesehatan manusia dan lingkungan. Oleh karena itu, diperlukan alternatif pengendalian vektor yang lebih aman dan ramah lingkungan, salah satunya melalui pemanfaatan insektisida nabati dari minyak atsiri serai wangi (Cymbopogon Nardus L) yang mengandung senyawa sitronelal, sitronelol, dan geraniol.\r\n\r\nPenelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan Post Test Only Control Group Design yang bertujuan untuk mengetahui efektivitas larutan minyak atsiri serai wangi sebagai insektisida nabati terhadap mortalitas nyamuk Aedes aegypti. Pengujian dilakukan menggunakan metode spray pada beberapa variasi konsentrasi larutan minyak atsiri serai wangi. Setiap perlakuan menggunakan 20 ekor nyamuk dewasa umur 2–5 hari dengan lima kali pengulangan dan dilakukan pengamatan mortalitas setelah pemaparan.\r\n\r\nHasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi larutan minyak atsiri serai wangi meningkatkan mortalitas nyamuk Aedes aegypti. Hasil analisis menggunakan uji One Way ANOVA menunjukkan nilai p-value ≤ 0,05, yang berarti terdapat perbedaan mortalitas nyamuk yang signifikan pada setiap variasi konsentrasi larutan minyak atsiri serai wangi. Hasil tersebut menunjukkan bahwa minyak atsiri serai wangi berpotensi digunakan sebagai insektisida nabati dalam pengendalian nyamuk Aedes aegypti.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain