Karya Tulis Ilmiah
Pengaruh Waktu Fermentasi Pada Kadar Etanol Tape Ketan Hitam Dengan Penambahan Ragi 1,5 dan 2 Gram secara Kromatografi Gas
Salah satu makanan tradisional di Indonesia yang berbahan dasar beras ketan adalah tape ketan hitam. Tape ketan hitam merupakan produk hasil fermentasi beras ketan dengan ditambahkan ragi. Pada proses fermentasi, pati yang terkandung dalam beras ketan dihidrolisis menjadi gula sederhana oleh khamir, yang selanjutnya memfermentasi gula tersebut menjadi etanol dan karbon dioksida. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh waktu fermentasi terhadap kadar etanol dalam tape ketan hitam. Kromatografi gas digunakan sebagai metode analisis setelah proses destilasi. Hasil pengujian dari hari pertama hingga hari ketujuh fermentasi diperoleh rata-rata kadar etanol pada penambahan ragi 1,5 gram berturut-turut sebesar 0,15%; 0,18%; 0,20%; 0,25%; 0,57%; 1,07%; dan 0,64%. Sementara itu, pada penamabahan ragi 2 gram diperoleh rata-rata kadar etanol sebesar 0,18%; 0,26%; 1,39%; 1,02%; 0,20%; 0,15%; dan 0,65%. Berdasarkan kadar etanol dan hasil organoleptik, diperoleh tape ketan hitam yang optimal pada penambahan ragi 1,5 gram di hari ke-4 fermentasi kadar sebesar 0,25% dan penambahan ragi 2 gram di hari ke-5 fermentasi kadar sebesar 0,20% dengan rasa manis sedikit asam dan kadar etanol yang tidak tinggi. Hasil uji ANOVA menunjukkan nilai p-Value sebesar 0,000 (p < 0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa waktu fermentasi berpengaruh terhadap pembentukan kadar etanol.
Tidak tersedia versi lain