Skripsi
ANALISIS PERBEDAAN KUALITAS CITRA PEMERIKSAAN MRI CERVICAL DENGAN PENGGUNAAN VARIASI NILAI TURBO FACTOR PADA SEQUENCE T2 TURBO SPIN ECHO (TSE) POTONGAN SAGITTAL
Latar Belakang penelitian ini adalah pemeriksaan MRI cervical yang merupakan salah satu metode pencitraan yang mampu memberikan gambaran anatomi dan patologi pada daerah leher dengan resolusi tinggi. Pada pemeriksaan MRI cervical terdapat beberapa sequence yang digunakan, salah satunya yaitu sequence T2 Turbo Spin Echo (TSE). Sequence TSE ini memiliki keunggulan berupa waktu akuisisi yang lebih cepat dibandingkan Spin Echo konvensional karena menggunakan parameter Turbo Factor. Penggunaan nilai Turbo Factor yang berbeda dapat mempengaruhi kualitas citra MRI, terutama terhadap Signal to Noise Ratio (SNR), kontras, resolusi spasial, dan artefak. Oleh karena itu diperlukan evaluasi untuk mengetahui pengaruh variasi nilai Turbo Factor terhadap kualitas citra MRI cervical sehingga diperoleh nilai yang optimal untuk menghasilkan informasi diagnostik yang baik.\r\nTujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis perbedaan kualitas citra MRI cervical pada penggunaan variasi nilai Turbo Factor 25, 29, 33, dan 37 pada sequence T2 Turbo Spin Echo (TSE) potongan sagittal, meliputi nilai Signal to Noise Ratio (SNR), kontras, spatial resolution, dan artefak.\r\nDesain penelitian ini menggunakan metode kuantitatif analitik dengan pendekatan eksperimental. Penelitian dilakukan menggunakan pesawat MRI Philips Ingenia Elition X 3 Tesla di salah satu rumah sakit di kota Jakarta. Sampel penelitian berjumlah 10 pasien pemeriksaan MRI cervical dengan rentang usia 20–50 tahun. Data diperoleh melalui pengukuran ROI menggunakan Console IntelliSpace Portal (ISP) untuk menghitung nilai SNR pada anatomi corpus, discus, dan spinal cord, serta penilaian subjektif kualitas citra mencakup kontras, spatial resolution, dan artefak dinilai oleh 5 orang responden yaitu 3 dokter spesialis radiologi dan 2 radiografer menggunakan lembar kuesioner. Analisis statistik dilakukan dengan bantuan software SPSS.\r\nHasil penelitian menunjukkan bahwa variasi nilai Turbo Factor memberikan pengaruh terhadap kualitas citra MRI cervical. Berdasarkan hasil evaluasi kualitas citra, penggunaan Turbo Factor 29 menghasilkan kualitas citra yang paling optimal karena memberikan keseimbangan antara peningkatan SNR, kontras anatomi yang baik, resolusi spasial yang memadai, serta waktu pemeriksaan yang lebih efisien.\r\n\r\nKata Kunci : MRI Cervical, Turbo Factor, Turbo Spin Echo (TSE)\r\nDaftar Bacaan : 25 bacaan (2018–2026).
Tidak tersedia versi lain