Karya Tulis Ilmiah
PEMERIKSAAN ANKLE JOINT POSISI MORTISE VIEW DENGAN PENYUDUTAN 15 DAN 20 DERAJAT DENGAN KLINIS SUSPEK FRAKTUR OS CUNEIFROM
Pemeriksaan radiografi ankle joint berperan penting dalam mendiagnosis kelainan tulang dan sendi, terutama pada kasus trauma. Proyeksi ankle mortise view digunakan untuk memperlihatkan celah sendi tanpa superposisi tibia dan fibula. Secara teori dilakukan dengan posisi dorsifleksi, namun dalam praktik digunakan plantar flexion pada kondisi tertentu.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara di Instalasi Radiologi Rumah Sakit X. Sampel terdiri dari satu pasien dengan klinis suspect fraktur os cuneiform yang diperiksa menggunakan proyeksi AP, lateral, dan mortise view dengan sudut 15 derajat dan 20 derajat.Hasil menunjukkan bahwa sudut 15 derajat memberikan gambaran celah sendi lebih terbuka dan anatomi lebih jelas dibandingkan sudut 20 derajat. Penggunaan plantar flexion juga membantu meningkatkan visualisasi midfoot, khususnya os cuneiform Kesimpulannya, sudut 15 derajat lebih optimal, dan plantar flexion dapat menjadi alternatif pada kondisi tertentu.\r\nKata kunci : Ankle joint, mortise view, plantar flexion,suspek fraktur os cuneiform\r\nDaftar Bacaan : 4 buku bacaan, 22 jurnal (2018-2025)
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain