Skripsi
Analisis Pengaruh Minum Teh Manis Pada Pasien Puasa Terhadap Sonopattern Kandung Empedu Pada Pemeriksaan Ultrasonografi
Latar belakang penelitian ini adalah pemeriksaan ultrasonografi kandung empedu \r\nmemerlukan persiapan puasa untuk memperoleh kondisi distensi yang optimal. \r\nNamun, kondisi puasa dapat menyebabkan penurunan kadar glukosa darah \r\nsehingga diperlukan alternatif asupan yang dapat membantu mempertahankan \r\nkadar glukosa tanpa memengaruhi gambaran ultrasonografi kandung empedu. \r\nTujuan Penelitian untuk menganalisis pengaruh konsumsi teh manis pada pasien \r\npuasa terhadap sonopattern kandung empedu pada pemeriksaan ultrasonografi. \r\nDesain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif analitik dengan rancangan \r\nquasi experimental. Penelitian dilakukan di Laboratorium Ultrasonografi Poltekkes \r\nKemenkes Jakarta II dengan jumlah sampel 20 subjek menggunakan teknik total \r\nsampling. Data diperoleh melalui pemeriksaan ultrasonografi kandung empedu \r\nsebelum dan sesudah konsumsi teh manis 250 mL dengan kandungan gula 20 gram \r\nsetelah puasa minimal 6 jam, kemudian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon \r\nSigned Rank Test dan Paired t-test. \r\nHasil penelitian menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada \r\nvolume kandung empedu sebelum dan sesudah konsumsi teh manis dengan nilai \r\np=0,881 serta tidak terdapat perbedaan signifikan pada ketebalan dinding kandung \r\nempedu dengan nilai p=0,142. Selain itu, gambaran echotexture kandung empedu \r\ntetap anechoic dan homogen. \r\nKesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa konsumsi teh manis pada pasien \r\npuasa tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap sonopattern kandung \r\nempedu pada pemeriksaan ultrasonografi.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain