Skripsi
EVALUASI UJI KINERJA SISTEM MRI MENGGUNAKAN PARAMETER QUALITY CONTROL BERDASARKAN STANDAR AMERICAN COLLEGE OF RADIOLOGY (ACR)
EVALUASI UJI KINERJA SISTEM MAGNETIC RESONANCE IMAGING MENGGUNAKAN PARAMETER QUALITY CONTROL BERDASARKAN STANDAR AMERICAN COLLEGE OF RADIOLOGY (ACR) \r\nV Bab + 52 Halaman + 37 Gambar + 11 Tabel + 18 Lampiran\r\n\r\nLatar belakang: Quality Control (QC) pada sistem Magnetic Resonance Imaging (MRI) penting untuk menjaga kestabilan kinerja alat dan kualitas citra diagnostik. Namun, implementasi QC di beberapa fasilitas pelayanan kesehatan masih belum dilakukan secara rutin dan terstandarisasi, sehingga berpotensi menurunkan kualitas citra dan mempengaruhi ketepatan diagnosis. Standar American College of Radiology (ACR) digunakan sebagai acuan performa sistem MRI melalui berbagai parameter kualitas citra menggunakan ACR MRI Phantom.\r\nTujuan: Menganalisis kinerja sistem MRI berdasarkan hasil pengujian QC menggunakan parameter standar ACR, serta menilai kesesuaian hasil pengujian terhadap batas toleransi standar ACR. \r\nDesain: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan evaluatif melalui pengujian Quality Control MRI menggunakan ACR MRI Phantom pada pesawat MRI Philips Ingenia 3.0 Tesla dengan head coil. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, pengukuran citra phantom, wawancara, dan dokumentasi. Parameter yang dievaluasi meliputi Signal-to-Noise Ratio (SNR), Geometric Accuracy, High Contrast Resolution, Low Contrast Resolution, Slice Thickness Accuracy, dan Slice Position Accuracy.\r\nHasil: Nilai SNR sebesar 36,018 masih memenuhi standar ACR. Geometric accuracy menunjukkan deviasi 3,7 mm, 3,1 mm, dan 21 mm. High contrast resolution menampilkan insert resolution hingga 0,9 mm, sedangkan low contrast resolution memperoleh hasil 12,9,9, dan 8 spokes. Slice thickness accuracy menghasilkan error 0,36 mm dan slice position accuracy menghasilkan error 0,66 mm.\r\nKesimpulan: Geometric accuracy yang merupakan parameter mandatory dan low contrast resolution belum memenuhi standar ACR, sehingga hasil evaluasi secara keseluruhan tidak memenuhi standar. Tindak lanjut berupa kalibrasi ulang dilakukan sehingga sistem MRI dapat digunakan dalam pelayanan diagnostik.\r\nKata Kunci: MRI, Quality Control, American College of Radiology (ACR), ACR MRI Phantom.\r\nDaftar Bacaan : 31 bacaan (2017–2026)
Tidak tersedia versi lain