Skripsi
HUBUNGAN TINGKAT KEBISINGAN DAN PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG TELINGA (APT) DENGAN KELUHAN SUBYEKTIF NON\r\nAUDITORY PADA PEKERJA BAGIAN SPINNING DI PT. INDONESIA SYNTHETIC TEXTILE MILLS (ISTEM) TAHUN 2025
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat kebisingan danrnpenggunaan Alat Pelindung Telinga (APT) dengan keluhan non-auditory pada pekerjarndi Departemen Spinning PT. Indonesia Synthetic Textile Mills pada tahun 2025.rnKebisingan di area produksi, yang berasal dari peralatan dan proses kerja, termasukrnkebisingan terus-menerus dengan tingkat yang cukup tinggi, yaitu 94,3 dBA. Kondisirnini dapat menimbulkan berbagai keluhan fisiologis dan psikologis pada pekerja,sepertirnstres, kelelahan, gangguan tidur, peningkatan detak jantung, serta kesulitan dalamrnberkomunikasi.rnPenelitian ini menggunakan pendekatan cross-sectional dengan metode observasional.rnData dikumpulkan melalui pengukuran tingkat kebisingan, wawancara, dan kuesionerrnyang menilai keluhan fisiologis, psikologis, serta gangguan komunikasi. Analisisrndilakukan untuk melihat hubungan antara tingkat kebisingan, penggunaan APT, danrnkeluhan non-auditory pekerja.rnHasil penelitian menunjukkan bahwa kebisingan yang melebihi ambang batasrnberhubungan signifikan dengan munculnya keluhan fisiologis, psikologis, danrngangguan komunikasi. Selain itu, penggunaan Alat Pelindung Telinga terbukti efektifrnmengurangi dampak negatif dari paparan kebisingan. Temuan ini menekankanrnpentingnya pengendalian kebisingan dan pemakaian APT sebagai langkah preventifrnuntuk menjaga kesehatan, kenyamanan, dan produktivitas pekerja di lingkungan kerjarnyang bising.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain