Skripsi
ANALISIS NILAI APPARENT DIFFUSION COEFFICIENT (ADC) PADA LESI PROSTAT BERDASARKAN SKOR PROSTATE IMAGING REPORTING AND DATA SYSTEM (PI-RADS) MENGGUNAKAN MRI MULTIPARAMETRIK DI RS EMC ALAM SUTERA TANGERANG SELATAN
Latarbelakang Penelitian Metode pencitraan MRI Multiparametrik (mpMRI) menggabungkan informasi anatomi dari citra T2-Weighted, Diffusion-Weighted Imaging (DWI) dengan Apparent Diffusion Coefficient (ADC) Map, serta teknik Dynamic Contrast Enhanced (DCE) untuk memberikan gambaran komprehensif dalam evaluasi lesi prostat. PI-RADS merupakan sistem interpretasi dan pelaporan hasil MRI Multiparametrik yang telah distandarisasi. Dimana pencitraan sequen DWI didasarkan pada difusi molekuler molekul air dalam jaringan biologis. Nilai ADC adalah parameter kuantitatif yang dihasilakan dari teknik pencitraan berbasis difusi yang memiliki kemampuan membedakan lesi jinak dan ganas.rnPenelitian ini bertujuan Untuk menganalisis dan membadingkan nilai Apparent Diffusion Coefficient (ADC) lesi jinak dan ganas pada prostat berdasarkan skor PI-RADS dari hasil pemeriksaan MRI multiparametrik di RS EMC Alam Sutera rnDesain penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan obsevasional analitif kompratif, menggunakan data sekunder dari bulan Januari 2023 – Oktober 2025. Sampel sebanyak 30 pasien yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi.rnHasil dari penelitian nilai ADC lesi ganas prostat lebih rendah dibandingkan dengan lesi jinak, dimana rata-rata nilai ADC lesi jinak sebesar 1233.803 x 10-6 mm2/s dan lesi ganas sebesar 786.720 x 10-6 mm2/s, sehingga nilai ADC dapat membedakan karakteristik lesi jinak dan ganas.rnrnKata kunci: MRI Multiparametrik, Nilai ADC, Lesi Prostat
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain