Skripsi
ANALISIS INFORMASI CITRA ANATOMI MRI KNEE JOINT POTONGAN SAGITAL PADA SEQUENCE T2 TURBO SPIN ECHO (TSE) FAT-SUPPRESSED (FS) DAN INTERMEDIATE WEIGHTED (IW) FAT-SUPPRESSED (FS) DENGAN KLINIS OSTEOARTRITIS (OA)
Latar Belakang Penelitian Osteoartritis (OA) merupakan penyakit sendi degeneratif kronis yang umumnya terjadi pada usia lanjut dan dapat menyebabkan deformitas serta keterbatasan fungsi sendi, dengan faktor risiko meliputi cedera mekanis, trauma akut seperti robekan meniskus, fraktur, dan dislokasi. Secara patofisiologis, OA ditandai oleh proses degenerasi kartilago dan perubahan tulang subkondral. Magnetic Resonance Imaging (MRI) berperan penting sebagai modalitas penunjang diagnosis karena mampu menampilkan struktur sendi secara detail melalui berbagai bidang irisan, seperti axial, sagittal, coronal, dan oblique. Sequence T2 Turbo Spin Echo (T2 TSE) dan Intermediate Weighted (IW), khususnya Fast Spin Echo Fat Saturation IW dengan TE sekitar 30–40 ms, sering digunakan untuk mengevaluasi perubahan kartilago dan jaringan muskuloskeletal pada osteoartritis.rnrnTujuan Penelitian Untuk menganalisis dan membandingkan informasi citra anatomi MRI Kneepada potongan Sagital menggunakan dua jenis sekuens, yaitu T2 Turbo Spin Echo (TSE) Fat-suppressed (FS) dan Intermediate Weighted (IW) Fat-suppressed (FS), dalam rangka menilai kondisi jaringan tulang rawan serta mendukung diagnosis osteoartritis (OA).rnrnDesain Penelitian Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik yang dilakukan di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Harapan Bunda Jakarta Timur pada bulan November 2025. Sampel penelitian terdiri dari 10 pasien dengan diagnosis osteoartritis yang diperoleh menggunakan rumus Slovin. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi pemeriksaan MRI knee dan eksperimen dengan variasi sequence T2 TSE FS dan IW FS. Penilaian kualitas citra dan informasi anatomi kartilago, meniskus, ACL, dan PCL dilakukan menggunakan kuesioner skala Likert oleh dokter radiologi dan radiografer, kemudian dianalisis menggunakan SPSS dengan uji wilcoxonrnHasil Penelitian Sequence T2 TSE FS pada irisan sagital MRI knee memiliki nilai mean 3,12 sehingga dinilai cukup dalam menampilkan detail anatomi ACL, PCL, meniskus, dan kartilago serta cukup untuk menegakkan diagnosis osteoartritis (OA), namun belum optimal, sedangkan sequence Intermediate Weighted (IW) FS memperoleh nilai mean 4,52 dan dinilai sangat jelas serta sangat optimal untuk diagnosis OA; perbandingan kedua sequence melalui uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan signifikan kualitas citra pada ACL, PCL, dan kartilago (p0,05), sehingga sequence IW FS dapat disimpulkan sebagai sequence paling optimal pada pemeriksaan MRI knee joint.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain