Skripsi
ANALISIS PENGGUNAAN VOLUME KONTRAS ORAL MANITOL PADA MRI ENTEROGRAFI DI RS BRAWIJAYA SAHARJO
Latar Belakang MRI Enterografi merupakan modalitas pencitraan yang efektif untuk mengevaluasi penyakit inflamasi usus tanpa menggunakan radiasi pengion. Kualitas pemeriksaan MRI Enterografi sangat dipengaruhi oleh distensi usus, yang salah satunya ditentukan oleh penggunaan volume kontras oral. Manitol sebagai kontras oral bifasik memberikan gambaran lumen usus hipointens pada sekuens T1 dan hiperintens pada sekuens T2.rnTujuan Penelitian untuk menganalisis penggunaan volume kontras oral manitol berdasarkan variasi berat badan pada pemeriksaan MRI Enterografi di RS Brawijaya Saharjo.rnDesign Penelitian yang digunakan adalah deskriptif observasional dengan pendekatan eksploratif pada lima volunteer dengan berat badan 60–70 kg. Penelitian ini dilakukan di Instalasi Radiologi RS Brawijaya Saharjo pada bulan September – Oktober 2025. Data diperoleh melalui observasi pemeriksaan MRI Enterografi menggunakan sekuens T2 HASTE FatSat dan T1 Dixon (WaterOnly) serta wawancara dengan dokter spesialis radiolgi dan radiografer.rnHasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan volume kontras oral manitol berbasis berat badan menghasilkan distensi usus yang adekuat dan mendukung kualitas gambaran MRI Enterografi, khususnya pada jejunum dan ileum serta meningkatkan kenyamanan pasien.
Tidak tersedia versi lain