Skripsi
TEKNIK RADIASI EKSTERNA STEREOTACTIC RADIOSURGERY PADA KASUS KANKER OTAK DI RSUP Dr. SARDJITO YOGYAKARTA
Stereotactic Radiosurgery (SRS) adalah teknik pemberian dosis radiasi tinggi secara akurat, tepat, dan konformal pada area target di otak tanpa perlu tindakan pembedahan. Dosis radiasi tunggal yang tinggi, penurunan dosis yang sangat tajam, serta ukuran lapangan radiasi yang kecil merupakan ciri khas SRS yang menuntut tingkat ketepatan dan presisi yang sangat tinggi dalam pemberian radiasi. Oleh karena itu, tenaga medis yang melaksanakannya harus benar-benar memahami secara mendalam detail dan teknik yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prosedur radiasi eksterna Stereotactic Radiosurgery pada kasus kanker otak di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta dan analisis distribusi dosis OAR pada penggunaan teknik SRS.rnDesain penelitian ini menggunakan desain kualitatif deskriptif melalui observasi,wawancara, dan dokumentasi. Analisis dilakukan pada 3 pasien yang menjalani radioterapi dengan teknik SRS pada bulan September – November 2025 mencakup persiapan pasien pada saat CT Simulator sampai dilakukan penyinaran di ruang LINAC, dan analisis terhadap nilai distribusi dosis pada data hasil perencanaan TPS dengan pedoman QUANTEC dan DVH Limits (Mobius 3D).rnHasil penelitian prosedur radioterapi dengan teknik SRS dengan modalitas LINAC di RSUP Dr. Sardjito menunjukkan bahwa prosedur yang dilakukan sesuai dengan laporan yang ada pada literatur dengan penggunaan alat imobilisasi berupa individual head rest dan masker thermoplastic sehingga lebih nyaman untuk pasien dengan tetap memberikan posisi pasien yang akurat. Analisis distribusi dosis 3 pasien yang menjalani SRS menunjukkan bahwa nilai Dmax dan dosis pada volume tertentu yang diterima oleh brainstem, chiasm, dan optic nerve sebagai Organ at Risk (OAR) semuanya berada jauh di bawah batas toleransi QUANTEC dan DVH Limits (Mobius 3D).
Tidak tersedia versi lain